Bukti Nawa cita Jokowi, Warga Puncak Nikmati LTSHE

Bupati Puncak Willem Wandik, saat menyerahkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada masyarakat Puncak, Rabu (5/12).(foto : Diskominfo Kabupaten Puncak for Cepos)

ILAGA-Raut wajah Antonius Yolemal, kepala suku di Kabupaten Puncak, begitu gembira. Pasalnya saat dirinya menekan remot menggunakan jarinya, empat lampu yang ada dalam honainya menyala dan menerangi seluruh honai.

Kondisi inilah yang dirasakan oleh masyarakat Puncak saat ini, sejak program Nawa Cita dari Presiden Joko Widodo dengan pembagian Lampu Tenaga surya Hemat Energi (LTSHE), mulai dilaksanakan di Kabupaten Puncak, sejak awal  November lalu.

Ya, pemerintah Puncak melalui Dinas Pertambangan sudah memasang LTSHE di setiap rumah dan honai milik warga Puncak. Bahkan mereka juga sudah membagikan ke masyarakat dan masyarakat menyambut dengan gembira karena rumah atau honai mereka sudah terang.

“Kami senang, honai (rumah asli masyarakat Pegunungan Tengah Papua) bisa terang. Kami sampaikan terima kasih buat Presiden Joko Widodo. Dia sudah banyak perhatikan kami di Papua di Puncak ini. Dia Presiden orang Papua,”ungkap Antonius Yolemal, saat pemasangan lampu di honainya dengan gembira.

Satu wujud Nawa Cita dari Pemerintahan Presiden Jokowi membangun dari pinggiran adalah program menerangi desa-desa yang minim prasarana listrik di Indonesia, dengan pembagian lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) yang kini bisa dirasakan penduduk di Kabupaten Puncak. Meski belum semua distrik terpasang lampu ini.

Sementara itu,  Hendrik Sawor selaku tenaga lapangan  dari Dinas Pertambangan Kabupaten Puncak menjelaskan, LTSHE ini memiliki empat lampu di setiap rumah. Selain itu, juga terdapat stop kontak untuk mencharger handphone.

Dikatakan, paket LTSHE akan dibagikan kepada masyarakat lokal yang berada di wilayah pegunungan dan lembah-lembah, daerah tertinggal, daerah terisolir yang jauh dari jangkauan PLN, sehingga sumber energi utama yang dapat diandalkan murni dari tenaga surya.

“Kita di Kabupaten Puncak untuk tahap pertama mendapatkan 18.125 ribu unit yang didistribusikan untuk 10 distrik dari total 25 distrik di Kabupaten Puncak. Setelah kita laksanakan di lapangan masih kurang dan masih banyak saudara kita yang belum mendapatkan. Oleh sebab itu kami atas nama masyarakat Kabupaten Puncak berharap program ini ada lagi di Kabupaten Puncak untuk tahap kedua,” pintanya.

“Agar masyarakat kami di Puncak yang belum mendapatkan listrik di balik lembah dan gunung-gunung, bisa merasakan terang. Seperti yang nyata di beberapa distrik yang sudah kami dahulukan,” sambungnya.

Ditambahkan, program pemerintah pusat melalui Presiden Joko Widodo mempunyai motto terang sampai pelosok nusantara seperti di Kabupaten Puncak.

“Kami di negeri seribu awan menyampakan terima kasih kepada Presiden Jokowi. Ini program yang sangat membantu rakyat di Puncak, anak-anak bisa belajar, honai sekarang bisa terang,”tambahnya.

Sementara itu, Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan program dari Presiden Jokowi ini sudah dirasakan oleh masyarakat Papua, lebih khusus di Kabupaten Puncak. Selain lampu tenaga surya ada juga pembangunan infratruktur jalan dan lapangan terbang serta kebijakan lain seperti BBM satu harga,yang benar-benar berpihak ke rakyat Papua.

“Presiden Joko Widodo punya hati untuk rakyat Papua dan sudah banyak kebijakannya sudah terbukti dan dirasakan oleh rakyat Papua, lebih khusus untuk Kabupaten Puncak sehingga kami 100 persen siap mendukung kinerjanya ke depan,”tegas Kader PDIP ini.(Diskominfo Puncak/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *