Satgas 143/TWEK Bekul Pelaku Pembunuhan 

Satgas Yonif 143/TWEJ saat menyerahkan Maksimus Wanok,  tersangka pembunuhan  terhadap Petrus Rigando Waru kepada  pihak  Kepolisian Resor Boven Digoel, Rabu (5/12) . (FOTO: Yohanes Afri Budi Riady for Radar Merauke)

MERAUKE- Pelaku  pembunuhan terhadap Petrus Rigando Maru (17) di belakang Perumahan Pegawai Kilometer 03, Tanah Merah, Kabupaten    Boven Digoel, 30 November   lalu, akhirnya  berhasil ditangkap.

Pelaku yang bernama Maksimus Wanok  tersebut berhasil ditangkap oleh Satgas Yonif 143/TWEJ di rumahnya di Distrik Ninati, Kabupaten Boven Digoel, selanjutnya diserahkan kepada pihak Kepolisian  Resor Boven Digoel.   

  Kapolres Boven Digoel AKBP. Yohanes  Afri Budi Riady, SIK, SH, MM, dikonfirmasi  Radar Merauke membenarkan penangkapan  pelaku pembunuhan terhadap Petrus Maru  tersebut oleh Satgas Yonif 143/TWEJ.   

’Pelaku sudah berhasil ditangkap  oleh Satgas Yonif 143/TWEJ selanjutnya, mereka menginformasikan kepada kami soal penangkapan itu. selanjutnya   kami melakukan penjemputan. Tersangka  sudah kita tahan untuk proses hukum selanjutnya,’’ kata  Kapolres lewat telpon selulernya, Rabu (5/12).

  Kapolres  menjelaskan, saat penyerahan tersebut    tersangka dalam keadaan baik dan tidak ada  tanda-tanda kekerasan di  bagian tubuhnya.   Tersangka diserahkan dari Danki Pos Satgas Yonif 143/TWEJ, Tembutka Lettu R. Sudabalok dan kepala Kampung Ninati Nikolaus Mmomno  kepada  pihak Reskrim Polres Boven Digoel.

   ‘’Soal latar  belakang dari pembunuhan tersebut sementara ini kita masih  melakukan pemeriksaan terhadap   tersangka,’’ tandasnya.

Namun akibat pembuhan yang dilakukan  terhadap korban tersebut  tersangka akan dijerat Pasal 338 KUHP, Pasal 131  ayat (3) KUHP  tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 Sekadar   diketahui,   pelaku membunuh  korban dengan  cara memukul  kepala korban menggunakan  balok.  Itu terjadi saat  korban bersama dengan ibunya   yang baru selesai makan malam. Setelah itu, ibu    korban  keluar ke kamar mandi, Namun  saat  akan masuk ke dalam rumah  kembali  pintu rumah sudah dikunci dari dalam  dan terdengar suara teriakan korban minta tolong dan bunyi pukulan balok tersebut.

Saat  ibu korban dan seorang tetangganya  berhasil masuk, korban sudah tergeletak    bersimbah darah di depan kamar. Sementara pelaku berhasil  melarikan diri. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *