Pemprov Raih Anugrah Keterbukaan Informasi Publik

PENGANUGERAHAN- Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa, saat menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dari Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/11) kemarin.(FOTO : Gratianus Silas/Cenderawasih Pos)

JAKARTA- Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum Sekda Papua, Doren Wakerkwa, menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Papua perlu terus menggenjot keterbukaan informasi di segala aspek pembangunan di Provinsi Papua, sehingga lebih hebat lagi di tahun-tahun berikutnya.

Hal ini ia sampaikan usai mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., menerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (5/11) kemarin. Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Papua mendapat Anugerah Keterbukaan Informasi dengan penilaian Cukup Informatif pada kategori Pemerintah Provinsi se-Indonesia.

“Artinya, Provinsi Papua merupakan provinsi ke-33 sebagai provinsi termuda di Indonesia. Namun, dalam rangka pengembangan informasi, diberikan penganugerahan dengan penilaian cukup informatif,” sebut Doren Wakerkwa kepada wartawan, Senin (5/11) sore kemarin.

Hal ini menurut Wakerkwa, menunjukkan bahwa perkembangan informasi di Papua dari segala aspek cukup maksimal, mulai dari aspek pembangunan, aspek keuangan, aspek politik, hingga aspek informasi di bidang apapun. Dari anugerah yang didapatkan, Papua dinilai semakin berkembang dalam aspek keterbukaan informasi, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Bersama Komisi Informasi Provinsi Papua, kami Pemprov Papua dan seluruh stakeholder di Papua, perlu secara terus-menerus mengekspos kegiatan pembangunan di Papua dari segala aspek. Hal ini perlu diinformasikan, bukan hanya untuk diketahui publik Papua, tapi juga pemerintah pusat, serta daerah-daerah lain di Indonesia, sehingga mereka pun mengetahui aktivitas pembangunan di Papua yang benar-benar dilakukan,” katanya.

Di kesempatan serupa, Wakil Presiden RI, Dr. H. Jusuf Kalla, yang hadir membuka kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa dengan teknologi informasi yang semakin maju dan mudah diakses, maka tidak ada lagi yang bisa tersembunyi. Sebaliknya, semuanya dapat terakses secara digital, sehingga apa yang dilakukan dan tidak dilakukan dapat dengan mudah diketahui.

“Itulah mengapa kita beri apresiasi bagi Komisi Informasi Pusat yang memberikan penghargaan bagi lembaga, instansi, kementerian, dan pemerintah daerah yang dalam kesehariannya memberikan informasi yang baik kepada masyarakat,” terang Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Pusat, Gede Narayana, mengatakan bahwa dalam menjalankan keterbukaan informasi, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 sebagai implementasi langsung untuk menetapkan standar informasi publik di lingkungan badan publik di seluruh Indonesia.

“Saat ini merupakan era keterbukaan informasi. Demikian, tidak dapat terhindarkan bahwa informasi ini menjadi energi yang mampu mengakselerasi keselarasan bangsa, serta menorehkan berbagai perubahan yang tidak pernah terbayangkan,” kata Gede Narayana.(gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *