Dua Hari Tak Ada Sidang Hakim Kecewa

Suasana di Pengadilan Negeri Jayapura Kelas 1 A Rabu (5/12) kemarin. Sudah dua hari tak ada aktifitas persidangan membuat sejumlah kasus yang seharusnya disidang tertunda.( FOTO : Takim/Cepos)

Humas PN Jayapura: Ada 50 Perkara yang Seharusnya Disidang

JAYAPURA- Berbeda dari hari-hari biasanya tak ada aktifitas persidangan di PN Kelas 1A Jayapura. Hal tersebut sudah  terjadi sejak Selasa (4/12) lalu.  Apa sebenarnya yang terjadi di PN Jayapura?

Kepala Bidang Humas Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura,Syarifudin, SH, mengatakan bahwa membenarkan persolan tersebut, sudah dua hari sejak sejak Selasa, dan Rabu (5/12) hari ini. “Sudah dua hari di PN Jayapura tidak ada aktivitas persidangan,”kata Syarifudin kepada  Cenderawasih Pos Rabu (5/12) kemarin.

Kepala bidang humas yang juga merupakan salah satu majelis hakim PN Jayapura tersebut mengakui bahwa, mogoknya persidangan di PN Jayapura selama dua hari tersebut dikarenakan ketidakhadiranya para Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan. Diakuinya, ketidak hadirnya JPU tersebut pihaknya tidak menegtahui penyebabnya. “Sampai saat ini kami belum tahu pasti apa alasan mereka hingga tidak datang mengukuti persidangan, padahal begitu banyak perkara yang harus disidangkan,”jelasnya.

Dimana sebelumnya pernah terjadi insiden tepatnya pada Selasa (4/12), kebetulan pada saat itu Syarifudin, SH, merupakan majelis dalam sebuah persidangan dengan jadwal persidangan kurang lebih pkl 13.00 WIT, namun saat persidangan mau dimulai dan semua jaksa, panitera, kuasa hukum bahkan terdakwa sudah ada dalam persidangan namun JPU belum ada, akhirnya Syarifudin selaku ketua hakim memutuskan untuk menunda persidangan tersebut, sementara sebelumnya dirinya mengakui sudah diingatkan kepada JPU untuk selalu datang tepat waktu.

Dan juga pada hari yang sama ada 50 berkas perkara yang seharusnya disidangkan oleh Syarifudin pada hari itu namun semuanya dibatalkan atau ditunda, mengingat tidak tepat waktunya JPU dalam menghadiri persidangan tersebut. “Terpaksa saya harus menunda semua persidangan saat itu, dimana kurang lebih ada 50 berkas yang seharusnya disidangkan,”tegasnya.

Pihaknya tentu sangat menyayangkan atas tindakan para JPU tersebut, tentunya akan berdampak pada masyarakat yang saat ini sedang mencari keadilan di PN Jayapura. Padahal PN Jayapura hanya minta jadwal sidang tepat waktu seperti waktu yang sudah ditentukan, namun kenapa persolan ini menjadi problem yang dapat merugikan masyarakat. “Kami sangat berharap persolan ini cepat dapat titik temu supaya persidangan di PN Jayapura berjalan kembali,”tutpnya.(kim/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *