Dinkes Optimis Capai Target Nasional 95 Persen

drg. Aloysius Giyai, M.Kes (FOTO : Gratianus Silas/Cenderawasih Pos)

JAKARTA- Dengan diperpanjangnya masa imunisasi Campak, Rubella dan Polio (MRP) di Provinsi Papua hingga akhir tahun 2018, maka Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan pasang badan untuk dapat mencapai target nasional cakupan Imunisasi MRP 95 persen. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos via telepon, Senin (5/11) lalu.

Menurut Giyai, besar kemungkinan Provinsi Papua bisa mencapai 95 persen target nasional cakupan Imunisasi MRP yang diberikan bagi anak-anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun.

  “Target kami sampai akhir tahun 95 persen. Pasalnya hingga awal November ini, saya lihat Provinsi Papua sudah mencapai 67 persen, sehingga ada kemungkinan hingga akhir tahun nanti bisa capai 95 persen,” ujar drg. Aloysius Giyai, M.Kes., kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/11) lalu.

Lanjutnya,  dua kabupaten dengan cakupan Imunisasi MRP paling rendah yakni Kabupaten Nduga dan Yahukimo, tentunya menjadi perhatian utama pemerintah untuk mendongkrak persentase hingga mencapai target.

“Dua kabupaten terendah, Nduga dan Yahukimo, itu yang paling kami usahakan ada peningkatan. Ini masih jadi pekerjaan rumah bagi kita,” tambahnya.

Pekerjaan rumah ini bukan hanya bagi pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan, tapi diperlukan peran aktif pemerintah kabupaten setempat melalui bupati dan dinas kesehatannya.

Seperti diketahui, berdasarkan laporan terakhir dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua, cakupan Imunisasi MRP di Provinsi Papua kini telah mencapai 67,31 persen. Demikian, Kabupaten Mappi (132,51 persen) dan Kabupaten Jayapura (124,96 persen) masih menjadi daerah dengan cakupan Imunisasi MRP tertinggi.

Sementara itu, Kabupaten Yahukimo (8,88 persen) dan Nduga (7,7 persen) tidak lain merupakan dua daerah di Papua yang memiliki cakupan Imunisasi MRP paling rendah. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *