Brimob Polda Jatim Kawal PTFI

Kasat Brimob Polda Jatim, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmiko (dua dari kanan) menyalami anggota Brimob Polda Jatim yang akan berangkat ke Papua di bandara Juanda, kemarin (6/12). Sekitar 100 personil dari Brimob Madiun, Malang, Bojonegoro dan Surabaya berangkat menggunakan pesawat charter milik Sriwijaya Air SJ5882 untuk bertugas di Polda Papua sebagai dukungan personil. Hanung Hambara/Jawa Pos

SURABAYA-Sebanyak 100 personel Satbrimob Polda Jatim diberangkatkan ke Papua tadi malam. Mereka ditugasi menjaga objek vital di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Hal tersebut diungkapkan Kasatbrimob Polda Jatim Kombespol I Ketut Gede Wijatmika sebelum memimpin apel keberangkatan pasukan di Bandara Juanda kemarin (5/12). ’’Mengejar KKSB itu bergantung perintah Kapolda Papua. Tapi, sejauh ini kami ditugasi untuk mengamankan Freeport,” ujarnya.

Polisi dengan tiga melati di pundak itu menyatakan, personel yang dikirim ke Nduga berstatus bawah kendali operasi (BKO). Mereka akan menjadi power on hands Kapolda Papua. Meski penugasan mereka sudah jelas untuk menjaga PTFI, tetap ada kemungkinan Brimob Polda Jatim diikutkan dalam pengejaran KKSB. ’’Semuanya bergantung situasi. Namanya juga BKO,” sebut Wijatmika.

Seluruh personel setara satu kompi yang dikirim itu merupakan himpunan dari beberapa detasemen di Jatim. Mulai detasemen A dari Surabaya, detasemen B dari Malang, serta detasemen C dari Madiun dan Bojonegoro. Wijatmika menyebutkan, ada juga beberapa anggota dari detasemen gegana yang punya keahlian khusus dalam penanganan antiteror hingga penanganan bahan kimia, biologi, dan radioaktif.

Para anggota diberangkatkan ke Papua dengan menggunakan pesawat carter komersial milik maskapai Sriwijaya Air. Pesawat transit dulu di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Kemudian, penerbangan dilanjutkan ke Papua. (mir/c7/oni/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *