SMA Taruna Nusantara Segera Dibangun

Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP, MKP., menerima kunjungan Tim Pakar Khusus Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan RI di ruang kerjanya, Selasa (4/12) kemarin. (FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA– Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP, MKP., tak mampu menutupi kegembiraannya kala mengetahui Kementerian Pertahanan bergerak cepat untuk merealisasikan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Provinsi Papua.

Kegembiraannya ini ia luapkan pada awak media usai menerima kunjungan Tim Pakar Khusus Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan RI yang dipimpin Mayjen TNI (Purn) Joko Sutrisno, dan didampingi Staf Khusus Menteri Pertahanan, Ismu Wardoyo, di ruang kerjanya, Selasa (4/12) kemarin.

“Ini merupakan satu terobosan luar biasa, yang mana Kemhan siap bangun sekolah yang sama dan setara dengan SMA Taruna Nusantara Magelang di Provinsi Papua. Dengan demikian, kami siap menyediakan lahan untuk pembangunan yang nantinya akan dilakukan peletakan batu pertama langsung oleh Menteri Pertahanan RI,” ungkap Hery Dosinaen, SIP, MKP., Selasa (4/12) kemarin.

Dengan adanya SMA Taruna Nusantara di Papua, maka perekrutan anak-anak muda potensial Papua dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua akan dilakukan, sehingga semuanya terakomodir untuk mengenyam pendidikan di sekolah yang akan dibangun tersebut.

Hal ini dikonfirmasi langsung Ketua Tim Pakar Khusus Manajemen Kemhan, Mayjen TNI (Purn) Joko Sutrisno, yang menyebutkan bahwa memang Kemhan bergerak cepat untuk merealisasikan pembangunan SMA Taruna Nusantara di Papua.

“Tujuannya tidak lain untuk menyerap potensi-potensi Papua, sebagai langkah pemberdayaan anak-anak Papua. Ini merupakan langkah bela negara, sehingga bukan hanya di Pulau Jawa saja, yang memang selama ini sudah ada perwakilan anak-anak Papua bersekolah di sana, sekalipun belum banyak. Makanya, kami menginisiasi bahwa alangkah baiknya dibangun semacam SMA Taruna Nusantara di daerah-daerah, termasuk di Papua,” jelas Mayjen TNI (Purn) Joko Sutrisno.

Dengan demikian, sekolah tersebut mampu menampung lebih banyak tenaga muda yang potensial di daerah tersebut. “Artinya, kalau ini sudah dibangun di Papua, maka ini akan menjadi percontohan yang baik bagi daerah lainnya di Indonesia,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pertahanan, Ismu Wardoyo, mengemukakan berupaya agar Menteri Pertahanan sendiri yang melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah tersebut. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *