Berniat Perkosa Balita, Oknum Pemuda Nyaris Dimassa

Pelaku MA  yang diamankan Polsek Merauke Kota  karena membawa kabur bocah 3 tahun ke hutan dan nyaris diperkosanya, Selasa (4/12). (foto : Sulo/Radar Merauke)

MERAUKE- Seorang pemuda  yang baru datang dari Asmat ke Merauke berinisial MA nyaris menjadi  bulan-bulannya warga. Pasalnya,   lelaki  20-an tahun tersebut menyeret  seorang bocah umur 3 tahun (Balita)  dari dalam  rumahnya ke dalam hutan  di sekitar Kondap Kelapa Lima Distrik Merauke Kota,  Senin (3/12) sekira pukul 23.00 WIT.      

Kapolsek Merauke Kota  AKP Ferdinand B. Maasawet, SIK melalui  Wakapolsek  AKP Lodivikus Fangohoy ketika dikonfirmasi membenarkan  kasus tersebut.    Kronologi kejadiannya, kata   Wakapolsek, berawal saat  pelaku datang ke rumah  korban dimana antara pelaku dengan ayah dari korban masih ada hubungan keluarga.

Saat itu, ibu korban sedang berada di kamar mandi. Sementara  ayah dari korban berada di bagian depan rumah. Selanjutnya pelaku  masuk dari belakang rumah dan menyeret  korban sebut saja Mawar (3)  dari dalam rumah  tersebut kemudian membawanya ke dalam  hutan yang  jarak antara rumah dengan  hutan-hutan   tersebut sekitar 500 meter.

Kata Wakapolsek, pelaku  juga mengigit mulut korban agar  korban  tidak berteriak  minta tolong saat pelaku membawanya,  akibat gigitan, bibir korban luka dan bengkak.

Karena keluarga merasa kehilangan anaknya orang tua korban bersama warga mencari ke dalam hutan dan menemukan pelaku ingin memperkosa korban. Setelah korban berhasil dibawa pulang, kemudian   pelaku  kembali dan masuk ke dalam rumah korban dan menyatakan dia  yang membawa korban ke  dalam hutan-hutan   itu. “ Saat kami  datang, masyarakat sudah mengepung rumah itu dengan membawa  berbagai senjata tajam,’’ kata Wakapolsek.

   Sementara korban dan orang tuanya saat itu sudah dibawa ke rumah sakit  untuk pertolongan pertama.  Untungnya  kata Wakapolsek, setelah   pihaknya memberikan  pengertian  kepada masyarakat, akhirnya  emosi masyarakat   mulai turun dan menyerahkan  sepenuhnya perkara tersebut untuk   ditangani  polisi.

   Pelaku  sendiri  saat  itu dalam kedaaan mabuk, tampak saat  kemarin hendak dimintai keterangan Polisi, yang bersangktan masih  dalam  pengaruh minuman keras. (ulo/gin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *