PKK Tolak dan Mengutuk Kekerasan Terhadap Ibu dan Anak

Ketua PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw bersama pengurus PKK lainnya saat memegang pamflet bertuliskan stop kekerasan terhadap ibu dan anak di sela-sela kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura, Jumat (30/11).( FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI- Pengurus Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Jayapura menolak dan mengutuk masih adanya kekerasan terhadap ibu dan anak, terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus masa depan di Kabupaten Jayapura.

Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Magdalena Luturmas Awoitauw menegaskan, pihaknya menolak dan mengutuk keras kepada keluarga atau oknum warga yang melakukan kekerasan terhadap anaknya sendiri.

“Jika keluarga itu dibina, dididik, dinasehati dengan baik, maka masa depan dari keluarga itu terutama anak-anknya akan baik. Jadi semua berawal dari keluarga,” tegasnya kepada wartawan, usai mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati stop kekerasan terhadap ibu dan anak di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura, Jumat (30/11).

Magdalena menyampaikan, pihaknya dari PKK menolak secara

tegas adanya kekerasan dalam keluarga, terutama kekerasan terhadap ibu dan anak. “Kalau saya pribadi, kekerasan sekarang tidak hanya terjadi kepada perempuan, tapi sebaliknya kekerasan dari perempuan terhadap laki-laki. Karena zaman sekarang kita lihat banyak perempuan yang gunakan handpone. Oleh karena itu, saya berharap alat komunikasi ini digunakan secara positif, jangan digunakan dengan hal-hal yang negatif. Ini yang menjadi penyebab terjadinya kekerasan,” jelasnya.

Magdalena menyatakan, perkembangan saat ini membuat perempuan juga ikut bersaing dalam berbagai bidang seperti laki-laki. Oleh karena itu, dirinya berharap agar dari sisi adat-istiadat, perempuan juga bisa ikut berperan di dalamnya.(bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *