Pemilik Hotel Ditipu Karyawatinya

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Abepura, Jumat (30/11)

JAYAPURA- Pemilik Hotel Cenderawasih yang diketahui bernama Damarsi menjadi korban penipuan oleh tersangka dengan insial DTG (28) yang tidak lain merupakan mantan anak buahnya.

   Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas mengungkapkan pelaku DTG (28) ditangkap di Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu usai kabur mambawa uang milik korban. Dimana akibat kasus penipuan tersebut, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

   “Korban yang merasa ditipu langsung melaporkan di SPKT Polsek Abepura pada tanggal 18 Oktober dengan nomor LP/1.598/ X/ 2018/ Papua/ res Jayapura Kota/Sek Abepura,” ucap Gustav kepada Wartawan di Mapolres Jayapura Kota, Jumat (30/11).

   Dengan laporan yang diterima tersebut lanjut Gustav, anggota melakukan pendalaman dan setelah dilakukan penyidikan pelaku diketahui berada di Maros, Sulawesi Selatan  dan ditangkap oleh Tim Opsnal pada Minggu (25/11).

   Lanjut Gustav, Motif dari kasus penipuan ini adalah jual beli mobil. Dimana pelaku DTG mengaku kepada korban memiliki mobil Daihatsu Terios yang akan dijual seharga Rp 83 juta. Namun sebenarnya, mobil tersebut bukanlah milik pelaku, melainkan milik seseorang bernama Ansar yang dipinjamkan  kepada pelaku dengan kesepakatan uji coba sebelum pelaku berniat untuk membelinya.

  “Dalam kasus ini, mobil tersebut milik Ansar yang akan dijual atau over kredit kepada pelaku DTG. Namun, belum ada pembayaran,” jelasnya.

  Dimana pelaku DTG, kata Gustav mengaku kepada korban mobil itu diambil karena saudara Ansar memiliki utang kepada mantan suami DTG. Lantaran percaya dengan omongan pelaku, korban langsung membayar uang senilai Rp 83 juta kepada pelaku dengan konsekunsi mobil tersebut akan diserahkan kepada korban atau over kredit dari saudara Ansar.

   Korban baru menyadari kalau ditipu oleh DTG, lantaran dua hari usai membayar tidak ada realisasi yang dilakukan pelaku. Dan usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke Sulawesi Selatan, sementara korban mencoba menghubungi pelaku tidak dapat tersambung hingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.

  Atas perbuatannya pelaku DTG dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman 4 tahun penjara. “Yang bersangkutan sudah diamankan di Mapolsek Abepura, tidak menutup kemungkinan ada korban lain dalam kasus ini,” pungkasnya. (fia/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *