Lima Daerah Meriahkan Open Grasstrack Bupati Keerom

Suasana lomba kejuaraan Gasstrack Bupati Keerom Open, yang berlangsung di Sirkuit Yuwanain Keerom, Jumat (30/11) kemarin.(FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Sebanyak 5 daerah, diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Merauke dan tuan rumah Keerom menurunkan pembalapnya dalam Open Grasstrack Championship Bupati Keerom 2018, yang berlangsung di Sirkuit Yuwanain Keerom, 30 November – 2 Desember 2018.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari ini, memperebutkan Piala Bupati Keerom yang pertama dengan mempertandingankan 12 kelas.

Selain mempertandingan kejuaraan Grasstrack, di kesempatan yang sama, Ketua Umum IMI Provisni Papua Yan P. Mandenas melantik pengurus IMI Korwil Kabupaten Keerom dengan masa bakti 2018-2020 yang diketuai oleh Joko Susilo.

Bupati Keerom Muh. Markum SH, MH, MM, mengatakan, kejuaraan ini merupakan kejuaraan yang pertama di Kabupaten Keerom yang di bawah naungan IMI Papua dan Sirkuit Yuwanain dikatakan terbilang baru. Namun, Markum berharap lewat kejuaran ini lahir pembalap yang potensial yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Keerom dan bahkan Papua dalam ajang Nasional dan Internasional.

“Semoga ada pembalap yang berprestasi dari kejuaraan ini agar bisa dibina, apa lagi Keerom juga sudah memiliki pengurus IMI. Kejuaraan ini juga dalam rangka menyukseskan PON XX untuk kita menjaring atlet potensial,” ungkap Markum di sela-sela kejuaraan, Jumat (30/11) kemarin.

Markum juga mengatakan, lewat kejuaraan ini sebagai wadah bagi anak muda yang memiliki hobby pada bidang otomotif.

“Ini sifatnya positif, dari pada balapan di jalan raya yang dapat membahayakan keselematan orang lain dan dirinya, lebih baik balapan di kejuaraan ini,” katanya.

Bahkan, kedepan Markum tidak hanya menggelar kejuaran lokal saja, tapi ke depan dirinya berhasrat membuat Kejuaraan Nasional.

Sementara itu, Ketua Umum IMI Provinsi Papua Yan P. Mandenas berharap agar para pengurus yang dilantik dapat melakukan pembinaan atlet dengan baik sehingga bisa menciptakan pembalap yang potensial yang dapat mengharumkan nama Papua dalam ajang bergengsi ke depan, termasuk PON XX, Tahun 2020.

Yan Mandenas juga sangat mengapresiasi Bupati Keerom yang turut peduli dengan pembinaan atlet grastrack lewat Open Grasstrack Championship Bupati Keerom 2018.

“Saya sangat apresiasi kepada Bupati Keerom karena mencoba mengkoordinir teman-teman pencita otomotif, sehingga bisa terorganisir dengan baik,” katanya.

Yan Mandenas juga menjelaskan, kejuaraan ini dapat menurunkan angka kecelakan di jalan raya yang disebabkan balap liar.

Sementara mengenai dengan keinginan Bupati Keerom menggelar Kejuaraan Nasional dalam waktu dekat, Yan Mandenas selaku Ketua Umum IMI Papua bersiap untuk mendorong hal itu.

“Mudahan-mudahan kedapan kami akan dorong untuk Kejurnas di gelar di Keerom, sehingga banyak pembalap nasional yang akan datang di sini,” pungkasnya. (eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *