HUT Korpri,  Bupati Keerom Ajak ASN Jaga Netralitas

Bupati Keerom Muhammad Markum saat memimpin jalannya upacara hari ulang tahun Korpri yang ke 47 tahun 2017 di lapangan upacara Kantor Bupati Keerom, Kamis, (29/11)(FOTO : Noel/Cepos)

KEEROM –Bupati Kabupaten Keerom Muh Markum SH MH MM menegaskan jelang pelaksanaan pemilihan Legislatif dan Pilpres Tahun 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) di harapkan menjaga Netralitas dan Profesionalisme dalam tugas dan tanggung jawab yang diembannya.

    Hal itu diungkapkan Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Keerom pada HUT ke- 47 Korpri 2018 di Kabupaten Keerom, yangdigelar di Halaman Kantor Bupati Keerom, Kamis (29/11) kemarin.

  Kagiatan dengan thema Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 47 Korpri 2018 adalah, Korpri Melayani, Bekerja dan Menyatuhkan Bangsa dalam menerapkan Penca Prasetia Korps Pengawai Republik Indonesia, bahwa pengabdian anggota Korpri bukan kepentingan kelompok maupun individu tetapi mengabdian anggota Korpri hanya kepada Negara, Bangsa dan Rakyat.

  “ Bagi seluruh anggota Korpri, saat berbicara tentang pemberantasan praktek Korupsi dan Pungli tentang memenangkan kompotisi global dengan pelayanan public yang prima, maka sesungguhnya anggota Korpri berada digaris depan perjuangan. Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemanang dalam era kompotisi global, sehingga rakyat membutuhkan anggota Korpri yang disiplin, bertanggung jawab dan beriorentasi kerja segerah tinggalkan pola pikir masa lalu ego sektotal, mental penguasa dan mental koruptif, yang hanya terpadu pada pormalitas belaka,”jelasnya.

  Untuk itu, anggota Korpri dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat, sehingga setiap anggota Korpri harus menjadi asset bangsa yang menjadi bagian dari solusi bangsa.

“Bukan menjadi bagian masalah bangsa. Artinya, anggota Korpri dapat terus melakukan inovasi- inovasi agar pelayanan public bisa makin murah, cepat, akurat dan makin baik,”tuturnya.

  Ditambahkan, Korpri akan segerah bertranspormasi, menjadi Korpri  profesi pengawai aparatur sipil negara republic Indonesia dalam bentuk baru terhadap pungsi pemerintahan yang diemban berupa pembinaan dan pengembangan profesi aparatur sipil negara.

   “ Saya harapkan Korpri menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan- loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan public sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pemerintahan,”pungkasnya. (oel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *