Delapan Stations Drill Jadi Parameter Tentukan Top 50 Campers

Surabaya Suara lantai berdecit terus terdengar sejak pukul tujuh pagi di DBL Academy Pakuwon Mall Surabaya.

Meski gerimis menemani perjalanan para campers menuju satu-satunya akademi basket profesional berstandar internasional di Indonesia, hal tersebut tidak menyurutkan antusias mereka untuk melakukan latihan perdananya di Honda DBL Camp 2018.

Di hari pertama latihan Rabu kemarin (28/11) campers mendapatkan drill khusus yang sudah disiapkan oleh World Basketball Academy Australia.

Tak tanggung-tanggung, 250 student-athlete dari Aceh hingga Papua tersebut mendapatkan delapan drill yang terbagi dalam delapan stations yang bertujuan untuk meningkatkan fundamental mereka ketingkat yang lebih advance.

Salah satunya adalah di fase One on One Drill Station yang dipandu langsung oleh Mark Heron, pelatih WBA dan Nuke Tri Saputra, mantan pemain Timnas Indonesia dan alumni Honda DBL Indonesia All-star 2012. Keduanya menjelaskan beberapa tips dan trik agar campers mampu melakukan pilihan baik menyerang maupun bertahan.

“ Mereka harus paham kapan harus cepat dan kapan harus smart. Smart dalam artian disini adalah mengatur tempo. Sesekali mereka harus melambat untuk melambatkan tempo dan meningkatkan tempo secara tiba-tiba untuk mengelabuhi lawan , papar Mark.

Selain One on One Drill, para campers juga mendapatkan drill latihan lain. Diantaranya ada Defensive Footwork Station, Finishing Concept On & Off Ball Station, Lead to Triple Threat Station, 30 Second Free Throw Drill Station, Screen Down Catch and Shooting Drill Station, Superhandles Station, dan yang terakhir Physical Development Station.

Veronika Jikwa, campers dari SMA YPPK Asisi Sentani, Jayapura menuturkan bahwa One on One Drill Station menjadi drill favortinya. Ia juga menambahkan bahwa Physical Development Station adalah drill yang paling melelahkan.

Dirinya juga menambahkan bahwa keseluruhan drill station memberinya pelajaran baru, “Saya semakin tahu bagaimana cara menyerang dan bertahan yang benar dan baik, ujarnya.

Tak hanya drill, kemarin juga diadakan seleksi dari 125 campers putra dan 125 campers putri menjadi Top 50 Campers Honda DBL Camp 2018. Nantinya, mereka akan kembali diseleksi untuk menentukan Top 24 Campers pada hari berikutnya, Kamis (29/11).

Dan,puncaknya pada hari terakhir Sabtu nanti (1/12), akan diumumkan 12 pemain putra dan 12 putri, serta 4 pelatih yang berhak menyandang status sebagai Honda DBL Indonesia All-Star 2018. Mereka inilah yang akan diterbangkan ke Los Angeles, Amerika Serikat, untuk belajar dan bertanding pada Februari 2019 nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *