1 Desember, Polisi Lakukan Tugas Rutin

DIBOPONG: Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin saat dibopong masyarakat dalam kegiatan pentas seni dan budaya Gereja Paroki Santo Petrus Walesi, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (28/11).

JAYAPURA-Menjelang 1 Desember yang selama ini disebut-sebut sebagai hari Kemerdekaan Bangsa Papua tidak direspon berlebihan oleh aparat keamanan baik Kepolisian maupun TNI di Provinsi Papua.

Bahkan menurut Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin, Polda Papua hanya melakukan tugas rutin seperti biasa.
“Untuk 1 Desember Polda Papua sendiri melakukan tugas rutin seperti biasa.

“Untuk satu Desember kita melaksanakan tugas rutin saja,” ungkap Martuani Sormin kepada Cenderawasih Pos melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (28/11).
Secara terpisah, Kapolres Puncak Jaya Kapolres Puncak Jaya, AKBP. Ary Purwanto mengatakan, pihaknya hanya bersinergi dengan anggota TNI untuk melakukan patroli.

Patroli gabungan yang dilakukan aparat dengan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, pengecekan di titik-titik yang dianggap ada potensi kegiatan yang mengarah pada 1 Desember mengantisipasi adanya aktivitas lainnya.

“Mulai saat ini kegiatan Kepolisian ditingkatkan di wilayah hukum Polres Puncak Jaya, dan bersinergi dengan pihak TNI,” ucap Ary Purwanto.
Terkait dengan kondisi Kamtibmas di Puncak Jaya sampai saat ini, Ary menyebutkan cukup kondusif dan aktivitas masyarakat secara umum berjalan sebagaimana biasanya.

Hal yang sama juga dilakukan Polres Lanny Jaya dalam menyikapi 1 Desember. Menurut Kapoles Lanny Jaya, AKBP. Tony Ananda, untuk 1 Desember pihaknya tetap melakukan patrol sebagaimana biasanya dan mengajak masyarakat untuk menjaga Kamtibmas. “Biasa saja di sini. Kami hanya memberikan imbauan kepada masyarakat,” ungkap Tony Ananda via telepon selulernya.

Secara umum kondisi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Lanny Jaya menurutnya sangat kondusif. Masyarakat menurut Tony, tetap beraktivitas seperti biasa.

Secara terpisah, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf M Aidi menganggap 1 Desember seperti hari-hari biasa tak ada yang spesial.

“Bagi saya 1 Desember biasa saja, tak ada yang istimewa. Dan seperti biasa anggota tetap melakukan patroli,” ucap Aidi saat dihubungi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya.

Menurut Aidi, 1 Desember tak perlu dibesar-besarkan. Justru yang perlu diperingati dari 1 Desember yakni peringatan Hari AIDS sedunia. Selain itu, 1 Desember bagi kaum Nasrani merupakan awal untuk merayakan Natal.

“Lebih baik kita fokus ke hal-hal yang lebih memiliki manfaat kepada masyarakat ketimbang hal-hal yang sifatnya dibuat-buat,” jelasnya.
Aidi mengimbau masyarakat di Papua yang mayoritas beragama Kristen agar lebih fokus mempersiapkan diri menyambut Natal dan tahun baru. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *