Tantang PSIS, Lessa Boyong 21 Pemain

LATIHAN: Boaz Solossa dan kawan-kawan saat menjalani sesi latihan di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (27/11) pagi.( FOTO : Erik/Cepos)

JAYAPURA-Persipura Jayapura dijadwalkan bertolak ke Jawa Tengah, Rabu (28/11) hari ini guna melakoni laga tandang pekan ke-33 Liga 1 2018.

Menghadapi Laskar Mahesa Jenar julukan PSIS Semarang di Stadion Madya, Magelang, Sabtu (1/12), Pelatih Kepala Persipura Osvaldo Lessa memboyong 21 orang pemainnya.

Dari 21 pemain yang dibawa Lessa ke Semarang, hanya pemain belakang Ricardo Salampessy yang tidak dibawa karena masih menjalani proses pemulihan cidera.

Dalam latihan terakhir di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (27/11) pagi kemarin, Boaz Solossa dan kawan-kawan lebih fokus dalam latihan taktik dan teknik.

Pelatih Kepala Persipura Jayapura Osvaldo Lessa mengatakan bahwa persiapan saat ini sudah sangat cukup baik untuk bisa meredam permainan dari tuan rumah. Apa lagi, Lessa juga mengusung misi untuk bisa mempersembahkan kemenangan bagi Persipura dalam laga away terakhirnya musim ini. “Latihan beberapa hari ini sudah cukup dan lebih kepada taktik, teknik. Kita bawa 21 pemain,” ujarnya.

Pelatih asal Brasil ini menuturkan bahwa mereka hanya memiliki pilihan untuk menang. Sebab, Lessa ingin mendongkrak posisi Persipura di dua sisa laga ini. Dirinya mengakui, jika Persipura harusnya berada di papan atas.

“Lawan PSIS Semarang, kita datang dengan jati diri kita sebagai tim besar. Tim yang selalu di atas bermain dengan kecepatan satu dua sentuhan. Mereka tahu Persipura adalah tim yang saat ini masih banyak gelar. Untuk itu kita akan tetap berjuang untuk laga sisa kita,” katanya.

Lessa juga membeberkan bahwa dalam laga menghadapi PSIS Semarang, dirinya juga akan mencoba melakukan beberapa variasi serangan untuk bisa meraih kemenangan.

“Ada variasi formasi dan strategi dalam masa bermain dengan transisi menyerang semua pemain harus siap. Karena setiap pertandingan tidak bisa bermain dengan gaya yang sama. Semua itu dari variasi pemain dan semua harus ada taktik individu dan harus pintar untuk bermain bola,” tutup Lessa. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *