Pemkab Siapkan  Tempat Berdagang  di  Bandara

Suasana pasar Aroro Iroro. Pasar ini terus ditata dan dikembangkan untuk penyediaan tempat yang baik dan bersih sebagai tempat transaksi. Pemkab Kepulauan Yapen juga membangun tempat jualan yang layak bagi mama-mama Papua di Bandara Stevanus Rumbewas Distrik Kosiwo. (FOTO : Sinambela/Cepos)

SERUI – Sejak beroperasinya Bandar Udara Stevanus Rumbewas di Kampung Kamanaf Distrik Kosiwo, animo warga setempat untuk membuka warung sederhana kian bertumbuh di sudut sebelah kanan Bandara.

Sekitar 8 orang mama-mama Papua membuka warung yang menjajakan makanan seperti kasbi goreng, kasbi rebus, petatas goreng/rebus, keladi goreng/rebus dan makanan siap saji yaitu indomie campur telur. Setiap hari makanan ini tersaji di warung mama-mama Papua di Bandar Udara. Karena itu, Pemerintah wajib memperhatikan masyarakatnya.

    Hal ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, untuk mengembangkan usaha mereka. Karena itu, tahun anggaran 2018, Pemerintah Kabupaten melalui instansi teknis, tengah membangun tempat yang layak bagi mama-mama Papua yang memiliki warung dengan bangunan permanen.

  “Bangunannya permanen, kita sedang bangun di Bandara untuk tempat berjualan bagi mama-mama Papua,” kata Wakil Bupati Frans Sanadi, BSc, S.Sos, MBA kepada Cenderawasih Pos baru-baru ini.
  Sejak warung mereka dibangun, sementara mama-mama Papua membuka warung di depan Bandara, sampai bangunannya rampung. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar seluruh mama-mama Papua yang tempatnya dibangun supaya bersabar sambil menunggu bangunannya rampung.

   Ibu Rumbewas salah seorang pemilik warung di Bandara mengaku bahwa pembangunan warung bagi mama-mama Papua merupakan perhatian yang luar biasa dari Bupati dan Wabup. “Karena itu, kami sangat senang dan bangga atas perhatiannya yang luar biasa bagi mama-mama Papua yang membuka warung di Bandara,” katanya.

  Membuka warung di Bandara, kata ibu Rumbewas, pekerjaan yang cukup menjanjikan dalam meningkatkan ekonomi mama-mama Papua. “Sejak kami membuka warung di Bandara, pendapatan kami sudah ada untuk memenuhi kehidupan keluarga,” tuturnya.

  Sejak Bandara dimasuki penerbangan Trigana, aktifitas Bandara kian meningkat dan pengunjung semakin bertambah. “Imbasnya kami rasakan juga. Karena hampir seluruh pengunjung dan penumpang singgah di warung untuk menikmati makanan ringan yang kami sajikan sambil minum teh dan kopi. Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada Bupati/Wabup atas terobosannya membangun jalan dan menyediakan tempat yang bagus bagi pedagang di Bandara,” terangnya. (rin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *