Kasus Makar Diharap Segera Disidangkan

Tiga pelaku makar yang salah satunya adalah JFS saat diserahkan oleh Polda Papua kepada Kejari Jayawijaya. Kuasa hukum JFS berharap kasus tersebut segera disidangkan. (FOTO : Denny/ Cepos)

WAMENA–Kuasa hukum pelaku kasus makar yang telah diserahkan oleh Polda Papua ke Kejaksaan Negeri Jayawijaya meminta agar proses persidangan bisa secepatnya dilakukan, mengingat kilennya JFS tidak ditahan di Lapas Wamena, namun dititipkan di Rutan Polres Jayawijaya.

Kuasa Hukum JFS, Yance Tanoye mengakui, proses penyidikan sudah selesai, sudah diserahkan ke jaksa, dan dari jaksa sebenarnya satu minggu atau sebelum 20 hari masa penahanan sudah harus dilimpahkan ke pengadilan.

“Kaitannya dengan kekurangan hakim di pengadilan, kami memang tahu, sudah ada edaran, tapi sebagai penasehat hukum, kami berharap agar kasus ini segera disidangkan, mengingat klien kami ditahan bukan di Lapas tapi dititipkan di sel Polres Jayawijaya,”ungkapnya Selasa (27/11) via telepon selulernya.

Kata Yance, seharusnya JFS harus mendapatkan pembinaan yang sama seperti rekan-rekan yang lain di Lapas. Awalnya tim kuasa hukum keberatan dititipkan di polisi, karena menurutnya, tidak layak tempat itu sehingga pihaknya berharap segera disidangkan.

Menurutnya, dengan jangka penambahan waktu penahanan, diharapkan sebelum 21 Desember 2018 sudah bisa disidangkan, dirinya berharap, Pengadilan Negeri Kelas II Wamena bisa mencari solusi untuk melakukan persidangan.

“Kendalanya dari pengadilan yang memang kekurangan hakim, aturannya memang dalam memimpin sidang ini harus majelis yang terdiri dari 3 orang hakim,”jelas Yance Tanoye.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *