Pelaku Pembunuhan Tukang Cilok Diserahkan ke Jaksa

Hans/Cepos
Dua tersangka RS dan MS yang merupakan pelaku pembunuhan seorang tukang Cilok di Kali Acay ketika diapit dua naggota Polsek Abepura sebelum dibawa ke Kejaksaan Negeri Jayapura,Senin(26/11) siang kemarin.

JAYAPURA-Dua tersangka RS (18) dan MS (22) yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap korban Sauri seorang tukang cilok yang terjadi di depan salah satu salon di Kali Acay pada 26 Oktober 2018 lal, diserahkan oleh pihak penyidik Polsek ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Senin (26/11) siang kemarin.

Kapolres Jayapura Kota melalui Kapolsek Abepura.AKP.Dionisius Helan,SIK ketika dikonfirmasi membenarkan penyerahan kedua tersangka tersebut ke JPU di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura pada hari Senin (26/10) siang kemarin.
“Inikan ada tiga tersangkanya yang satunya yakni MR (16) sudah lebih dulu diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura,dimana berkas perkaranya dipercapat karena tersangka merupakan anak di bawah umur,”terang Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan,butuh waktu satu bulan bagi dirinya bersama tim penyidik untuk menuntaskan kasus ini,sehingga setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap,maka kini ketiga pelaku sudah diserahkan ke Kejkasaan untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu atas perbuatan tersangka kini disangkakan dengan pasal 340 KUHP, pasal 338 KUHP, pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.

Kronologis kasus ini terjadi pada hari Jumat tgl 26 Oktober 2018 sekitar pukul 23.30 WIT, tersangka MS,RS dan MR yang dalam keadaan mabuk bertemu di Jln. Camar Kali Acay, kemudian RS pergi ke salon Wanda untuk bertemu dengan salah satu Waria di situ.

Setelah sampai di sana terjadi cekcok antara tersanga RS dan korban, ketika itu juga korban sempat mendorong tersangka RS,namun karena melihat korban membawa clurit sehingga tersangka RS kembali dan menyampaikan kepada rekannya MS dan MR bahwa ia didorong oleh korban.

Kemudian RS pulang kerumah untuk mengambil dua bilah pisau dan satu diserahkan kepada MS, lalu bersama dengan MR mereka mendatangi korban yang pada saat itu sedang duduk bersama salah satu Waria. Di tempat tersebut kembali terjadi keributan, MS memukul korban di bagian muka dan RS menikam korban di dada kiri sebanyak satu kali, setelah itu MR ikut memukul korban dua kali gunakan tangan di bagian muka dan bahu korban.

Korban yang saat itu terjatuh mau mengeluarlan clurit yang telah dibawanya tetapi langsung direbut oleh MS dan langsung diayunkan kurang lebih 2 x ke arah perut korban. “Akibat tindakan ketiga tersangka ini maka korban meninggal di tempat karena mengalami luka tikam di bagian perutnya, namun setelah menerima laporan anggota kita langsung turun ke TKP dan mengamankan ketiga tersangka tersebut untuk diproses hukum,”tutup Kapolsek. (ans/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *