Di Doyo Baru, Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Tim Identifikasi Reskrim Polres Jayapura saat melakukan identifikasi terhadap korban yang tewas gantung diri di belakang Toko Karangan Bunga, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Senin (26/11).(FOTO : Humas Polres Jayapura For Cepos)

SENTANI-Warga Doyo Baru dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi tewas gantung di salah satu pohon yang berada di depan Bank BRI Doyo Baru tepatnya di belakang Toko Karangan Bunga, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Senin (26/11).

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura, Iptu Oscar. F Rahadian saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat pria dalam kondisi gantung diri. Sesosok mayat yang ditemukan gantung diri ini diketahui bernama Frengky Wakor (39).

Menurut Oscar, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi yang merupakan istri korban bernama Delfin (34) bersama salah satu saksi bernama Jhon (56) pada Minggu (25/11) sekitar pukul 06.00 WIT saksi sempat datang ke Toko Karangan Bunga dan bertemu korban yang sedang bersama anaknya baru berusia 2 tahun.

“Kemudian sekitar pukul 14.00 WIT, kedua saksi meninggalkan toko dan kembali lagi bersama saksi sekitar pukul 18.00 WIT. Namun korban sudah tidak berada di toko. Kemudian istri korban berusaha menghubungi korban, namun tidak ada respon sehingga kedua saksi mencari korban, namun tidak menemukan korban,”jelasnya usai bersama timnya melakukan identifikasi terhadap korban di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Senin (26/11).

Oscar menyampaikan, karena korban tidak ditemukan, maka kedua saksi terpaksa menginap di Toko Karangan Bunga. Kemudian pada hari Senin (26/11) sekitar pukul 06.00 WIT, saksi Jhon kembali mencari dan saat ke belakang toko dan memasuki semak-semak, saksi menemukan korban sudah tewas dalam kondisi gantung diri dengan seutas tali tambang yang terikat pada pohon di belakang Toko Karangan Bunga.

“Setelah menemukan korban, saksi Jhon dan istrik korban Delfin langsung melaporkan kepada kami dan tim kami langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara untuk diotopsi guna mencari tahu penyebab kematian korban,” ujarnya.

Oscar menyatakan, dari informasi saksi yang merupakan istri korban, Delfin bahwa hubungan antara dirinya dan korban sudah pisah ranjang semenjak seminggu yang lalu, karena istrinya menuduh korban telah berselingkuh dengan bukti SMS kemudian sering terlibat pertengkaran.

“Kedua saksi masih kami lakukan pemeriksaan, masih dalam penyelidikan kami guna mengetahui penyebab kematian korban, sambil menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara,” pungkasnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *