Tercebur ke Laut, ABK KM Bintang Laut Tewas

Sulo/Radar Merauke
Jenazah Eko Wijaya (29), ABK KM Bintang Laut saat tiba di Kamar Jenazah RSUD Merauke, Sabtu (24/11)

 

MERAUKE- Nasib naas dialami Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Bintang Laut atas nama Eko Wijaya (29). Akibat tercebur ke laut dari atas kapal, korban akhirnya tewas. Peristiwa ini dialami korban di sekitar Tanjung Salak, Kabupaten Merauke pada Jumat (23/11) sekitar pukul 09.00 WIT. Jenazah korban sendiri telah tiba di kamar Jenazah RSUD Merauke, Sabtu (24/11) sekitar pukul 18.00 WIT untuk selanjutnya dilakukan visum.

Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH, melalui Kasat Polair AKP Sakka, SH, MH ketika dikonfirmasi Minggu (25/11) membenarkan musibah kecelakaan yang dialami ABK KM Bintang Laut yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Kronologi kejadiannya, ungkap Kasat Polair AKP Sakka, bahwa pada Hari Selasa 20 November 2018 sekitar pukul 10.00 WIT, KM Bintang Laut CS berlayar dari Pelabuhan Perikanan Merauke menuju perairan untuk mencari ikan dengan jumlah awak kapal sebanyak 13 orang termasuk Nahkoda Sirman (45). Pada saat di laut, Jumat (23/11), sekitar pukul 09.00 WIT, ketika kapal berada pada posisi Perairan Tanjung Salak, ketika kapal selesai angkat jaring dan pindah posisi baru, Nahkoda melihat korban berjalan ke belakang kapal untuk istirahat.

Kemudian setelah istirahat, korban berjalan arah depan kapal, namun terpeleset dan jatuh. Karena kena tumpukan ikan di tengah dek kapal kemudian korban berdiri dan lanjut duduk di atas jaring sebelah kanan kapal.

Namun Nakhoda melihat korban tiba-tiba jatuh ke laut sehingga langsung memutar kapal untuk menolong korban. Saat kapal dekat dengan korban, 4 ABK menolong dengan meloncat ke laut dengan pelampung dan tali menolong korban. Kemudian menaikan korban ke atas kapal. Ketika itu, kondisi korban diperkirakan pingsan. Namun setelah dilakukan petolongan dengan memompa untuk mengeluarkan air dari perutnya namun korban tidak bisa tertolong dan meninggal dunia kemudian.

‘’Kemudian kapal berlayar kembali menuju Merauke dan Sabtu kemarin kapal Bintang Laut yang membawa jenazah korban tiba di Pelabuhan Perikanan Merauke selanjutnya dievakuasi ke RSUD Merauke,’’ tandas Kasat Polair Sakka.

Ditambahkan, sejak mendapat informasi adanya kejadian tersebut, langkah-langkah yang pihaknya lakukan adalah membuat laporan kejadian, melakukan interogasi terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan bukti serta meminta visum dari pihak rumah sakit. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *