Miss Dezz  Sediakan Koleksi Rambut Baru Import

Karyawati Miss Dezz Salon Anyam Rambut di Pertigaan Lampu Merah Abepura saat menyulam rambut seorang konsumen, Jumat (23/11).(FOTO : Miss Dezz for Cepos)

JAYAPURA – Untuk memenuhi permintaan konsumen menyambut Natal dan Tahun Baru, bukan hanya dekorasi rumah, aneka kue kering dan baju baru saja yang dibutuhkan, penampilan juga wajib menjadi perhatian masyarakat yang merayakan,  salah satunya kebutuhan model ayam rambut, yang  merupakan trend dan paling diminati saat ini.

Miss Dezz yang merupakan salon anyam rambut dan juga perawatan rambut di Abepura mulai melengkapi stok rambut sambung terbaru mulai dari rambut asli hingga sintetis.

Tidak hanya itu, berbagai rambut sambung, wig rambut juga disediakan dengan trend saat ini dengan model kebarat-baratan. Untuk melengkapi koleksi gaya rambut saat ini, Miss Dezz juga mendatangkan rambut import langsung dari China dan Malaysia.

Owner Miss Dezz Salon Ayam Rambut, Desy Iryana Haluk mengatakan, persiapan yang dilakukannya menyambut Natal dan Tahun Baru, bukan saja menghadirkan koleksi rambut baru dan model rambut, tapi juga menyediakan perawatan rambut khusus bagi konsumen Papua.

“Berbagai pilihan rambut sambung dan wig terbaru sudah kami datangkan sejak awal November, karena merupakan barang import sehingga pesanan harus kami lakukan lebih awal untuk menyambut Natal dan Tahun Baru,” ungkap Desy kapada Cenderawasih Pos, Jumat (23/11) kemarin.

Diakui Desy, saat ini gaya rambut menggunakan wig  paling banyak dimintai konsumen. Alasannya selain lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu lama, sehingga konsumen tidak perlu berjam-jam di salon untuk mempercantik diri dengan berbagai gaya rambut terbaru.

“Harga yang kami sediakan untuk rambut wig mulai dari Rp 1, 7 juta – Rp 3 juta, tergantung panjang rambut. Untuk sulam rambut mulai dari Rp 900 ribu – Rp 2 juta. Rambut yang kami sediakan terdiri dari rambut sintetis dan rambut asli. Harga tergantung kualitas rambut,” jelasnya.

Diakuinya, permintaan konsumen menjelang Desember sudah mulai terlihat, namun paling banyak di tanggal 15 Desember – 5 Januari. Bahkan untuk melayani permintaan para konsumen, pihaknya selain lembur juga tambah tenaga kerja dari 2 pekerja menjadi 4-5 pekerja.

“Dalam sehari kami bisa melayani 7-10 orang, biasanya permintaan sulam rambut yang membutuhkan waktu lama yakni 2-3 jam untuk satu kepala. Sedangkan untuk wig paling lambat 15 menit karena untuk wig rambutnya tinggal dipasangkan saja sama rambut konsumen, sedangkan sulam harus dijahit satu peratu dengan rambut konsumen yang sudah dianyam terlebih dahulu,” terangnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *