Ancaman Sang Mantan

Erik/Cepos
Hilton Moreira

JAYAPURA-Persaiangan di papan bawah klasemen sementara Liga 1 2018 tidak kalah seru dengan persaiangan perebutan gelar juara di papan atas.

Jarak poin antara tim-tim yang berada di papan bawah masih sangat ketat dan semua tim masih memiliki peluang besar untuk terhindar dari jurang degradasi.

Persipura Jayapura yang saat ini bercokol di posisi 12 klasemen sementara, sangat membutuhkan poin penuh agar bisa terhindar dari jurang degradasi yang sedang mengintip.

Oleh sebab itu, tidak ada kata lain bagi tim Mutiara Hitam julukan Persipura untuk menyapu bersih tiga laga sisa termasuk saat menjamu PSMS Medan di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu 924/11) pukul 15.30 WIT.

Namun tidak mudah bagi Persipura untuk mengamankan poin penuh di kandangnya. Pasalnya, PSMS Medan yang baru kembali berlaga di kancah tertinggi sepakbola Indonesia tahun ini, tak mau kembali ke Liga 2. Untuk itu, Ayam Kinantan julukan PSMS Medan yang saat ini dilatih mantan Pelatih Persipura Peter James Butler, siap menebar ancaman bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Dalam laga ini, kedua tim akan saling mematok kemenangan untuk bisa bertahan di musim depan. Kedua tim masih masih dihantui dengan zona degradasi, sehingga kemenangan dalam laga ini akan menentukan perjalanan mereka dimusim depan.

Jalan Persipura bisa saja semakin sulit jika mengalami kekalahan dalam pertandingan ini. Sebab usai menjamu PSMS Medan, Boaz Solossa dan kolega akan menantang tuan rumah PSIS Semarang. Setelah itu, kembali melakoni derby Papua di Mandala pada pertandingan penutup.

Pelatih Kepala Persipura Jayapura, Osvaldo Lessa menyadari, jika perjalanan timnya saat ini belum aman. Untuk itu, kemenangan menjadi pilihan terakhirnya dalam laga yang diwarnai balas dendam ini. Dimana PSMS Medan menjadi satu-satunya tim yang dapat dikalahkan oleh Persipura dalam laga away di musim ini.

“Liga belum selesai, kita masih pikir tentang kondisi kita sampai sekarang. Jika kita menang besok (hari ini, red), kita bisa nafas untuk pikir kedapan. Besok (hari ini, red) adalah pertandingan final buat kami.

Sehingga harus menang. Kita harus pikir bagus untuk ke depan,” ungkap Lessa dalam konferensi persnya di Meeting Room Stadion Mandala Jayapura, Jumat (23/11) sore.
Lessa juga mengakui, timnya sudah sangat siap untuk bisa menumbangkan anak asuhan Peter James Butler itu. Persipura juga dipastikan tampil full tim dalam laga sore ini.

“Kami sudah sangat siap dan pemain sudah tahu komitmen kita saat ini. Saya percaya tim Persipura, punya kualiats tinggi juga. Persipura tim besar, jadi kita harus naik,” tegasnya.

Disinggung mengenai arsitektur PSMS Medan, Peter James Butler yang diawal kompetisi Liga 1 sempat menukangi Boaz cs, Lessa menegaskan bahwa dirinya tidak takut jika Butler memiliki sedikit pengetahuan mengenai materi pemainnya.

Sementara itu, gelandang Persipura yang dipastikan tampil starter sore ini, Friska Womsiwor juga mengatakan hal yang sama. Dirinya menuturkan, jika laga ini sangat penting bagi mereka untuk menentukan langkah mereka di musim berikutnya.

“Pertandang besok (hari ini, red), pertandingan penting buat kami dan mau tidak mau, kami harus meraih kemenangan dalam pertandingan besok,” tegas pemain bernomor punggung 23 itu.
Tetapi Persipura juga harus mewaspadi tamunya. sebab Ayam Kinantan pernah mengalahkan sang pemuncak klasemen sementara PSM Makassar dengan skor 3-1, serta mengalahkan Persib bandung 1-0 dan menahan imbang Persija Jakarta dengan skor 0-0.

Apa lagi tim tamu datang dengan modal yang cukup baik, tiga pertandingan terakhir anak asuhan Butler ini berhasil meraih sekali hasil imbang dan dua kali menang. 3-2 atas Borneo, 1-0 atas Persib dan terakhir menahan imbang Madura United 3-3.

Berbeda dengan Persipura yang belum konsisten dengan dua kali kekalahan dan sekali imbang dalam tiga partai terakhir yang telah dilakoni.
Untuk itu, Persipura harus mewaspadai semangat dari pemain PSMS Medan yang akan mati-matian mencuri poin penuh untuk bisa meranjak dari dasar klasemen.

“Kita ke sini (Jayapura, red) setelah pertandingan lawan Madura United dan bermain imbang, kita sedikit punya percaya diri bagus,” kata Butler.

Mantan arsitek Persipura ini juga membeberkan bahwa dirinya memboyong skuad terbaiknya dan akan mengandalkan pemain mudanya dalam laga ini. Sebab, pelatih asal Inggris ini yakin jika pemain muda mereka bisa mengimbangi permainan dari tuan rumah.

“Ada benayak pemain muda, ada 95 persen yang main divisi dua musim lalu. Jadi saya bangga sekali mereka bisa bikin peningkatan, mereka bisa kalahkan PSM dan Persib itu prestasi bagus,” terangnya.

Butler juga menegaskan bahwa mereka tidak ingin kehilangan poin di Mandala. Sebab, Ia menyadari jika posisi PSMS Medan saat ini sangat terancam apsen dimusim depan. Oleh karena itu, dirinya juga akan menatap empat laga sisa sebagai final.

“Tetapi ada satu tantang disini, saya tetap hormat dengan Persipura tetapi kami tidak takut, kami harus dapat poin,” katanya.
Butler juga menyinggung mengenai dengan kekuatan mantan pemainnya itu.

Dirinya menuturkan bahwa tim yang pernah ditukanginya ini memiliki pemain dengan kualitas tinggi.
“Persipura tim besar, prestasi sangat baik, banyak pemain kualitas, senior dan pemain muda, kami hormat tetapi kami tidak takut dapat poin disini,” jelasnya.

Butler juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki banyak kenangan selama dipercayakan menangani Persipura selama 13 kali pertandingan sebelum menukangi PSMS Medan.
Sementara itu, salah satu pemain PSMS Medan, Frets Butuan juga menyadari jika pertandingan sore hari ini penting, melihat situasi mereka yang menjadi penghuni dasar klasemen.

“Situasi kami sangat kritis di posisi bawah. Kami tahu Persipura tim besar kualitas bagus. Untuk itu, kami hormat dengan mereka tetapi besok pertandingan penting bagi kami. Kami harus kerja keras untuk bisa mencuri poin disini buat kami keluar dari zona degradasi,” tandasnya. (eri/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *