Menjambret, Oknum Napi Ditangkap di Lapas Biak

Wakapolres Biak Numfor Kompol Toni Upaya ketika ikut menggiring terduga jambret MW yang ditangkap di Lapas Biak, Kamis (22/11) kemarin.(FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Kasus penjambretan lagi-lagi terjadi di Biak. Kali ini korbannya adalah Ainum Nadia (18). Akibat kejadian ini, korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah setelah terjatuh dari motor Honda Beat yang dikendarainya. Korban saat ini sedang mengalami perawatan intensif karena mengalami luka di bagian kaki kiri dan kanan, bagian muka dan mengalami sakit di bagian pinggang.

  Penjambretan itu terjadi di Jalan Sriwijaya (tak jauh dari Kantor Kodim) pada malah hari sekira pukul 19.00 WIT.  Menariknya, terduga yang kini sudah diamankan polisi berinisial MW (26) alias Kodam ternyata statusnya masih sebagai nara pidana (napi) di Lapas Biak.  Bahkan, penangkapan terduga MW dipimpin langsung oleh Wakapolres Biak Numfor Kompol Toni Upaya di Lapas Biak, Kamis (22/11) sore kemarin.

  “Setelah dilakukan pengembangan dari keterangan saksi, terungkap kalau yang diduga kuat melakukan penjambretan itu adalah MW. Jadi MW ini alias Kodam sendiri statusnya masih sebagai Napi di Lapas Biak, karenanya untuk menangkapnya Pak Wakapolres yang langsung kesana bernegosiasi dengan Pak Kalapas. Intinya Pak Kalapas menyambut baik kedatangan kami mengambil terduga di Lapas,” ujar Kapolres AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK, M.Si saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

   Menurut Kapolres, bahwa awalnya korban yang dijambret itu sedang mengendarai motor Honda Beat dan dari arah Yafdas, namun ketika korban sedang melintasi jalan jalur dua di depan Kodim tiba-tiba terduga  (MW) menggunakan motor SPM Yamaha Vixion langsung merampas dan menarik tas milik korban yang berisikan satu HP merk Vivo 1606 warna gold dan  surat-surat lainnya yang saat itu diselempang di badannya.

  “Karena berupaya mempertahankan tasnya, korban tertarik dan terjatuh dari atas motornya. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian  dan luka lecet di muka dan bagian tangan, kaki kanan dan kiri serta sakit pada bagian pinggang kanan. Saat ini korban dirawat dengan intensif di rumah sakit,” tandasnya.

  Kasus penjambretan sendiri di beberapa waktu terakhir memang cukup marak dan sasarannya adalah kaum hawa (perempuan). Dari sejumlah kasus kejadian penjambretan rata-rata pelakunya nekat dan menggunakan kendaraan bermotor. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *