Harga Ikan Naik 2 Kali Lipat

Aktivitas jual beli di TPID Hamadi yang terlihat sepi akibat mahalnya harga ikan, Kamis (22/11).(FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Belum seminggu harga ikan diberitakan mengalami penurunan harga yang cukup signigfikan, baru-baru ini harga ikan kembali naik karena cuaca yang tidak menentu dalam 3 hari terakhir ini. Bahkan keniaknanya 2 kali lipat

Andi penjual ikan di Pasar Pharaa Sentani  mengatakan, sudah 3 hari ini harga ikan kembali mengalami kenaikan. Seperti halnya ikan ekor kuning sedang yang biasanya dihargai Rp 50 ribu/ekor, naik menjadi  Rp 100 ribu/ekor, ikan cakalang besar Rp 75 ribu/ekor naik menjadi Rp 150 ribu/ekor dan ikan mumar Rp 30 ribu/tumpuk naik menjadi Rp 50 ribu/tumpuk.

“Harga ikan memang tidak bisa dipastikan, kadang murah kadang mahal. Kenaikannya juga tidak menentu. Bisa saja sekarang mahal besok kembali murah, tergantung cuaca dan juga hasil tangkapan nelayan. Jika cuaca bagus hasil tangkapan nelayan bagus, maka stok ikan banyak  dan harga ikan juga murah,” ungkap Andi kepada Cenderawasih Pos, Kamis (22/11) kemarin.

Lanjutnya, dengan kondisi saat ini pihaknya juga tidak dapat mengambil ikan dengan jumlah banyak karena stok ikan terbatas dan harganya juga mahal.

‘’Biasanya saya beli 1 ember Rp 1 juta sekarang Rp 1,2 juta- Rp 1,5 juta dengan jumlah ikan 10 ekor untuk ukuran besar dan ukuran kecilnya 15 ekor.

Kondisi serupa juga terlihat di TPID Hamadi ) yang sepi penjung dan juga sepi ikan, karena sebagian besar pedagang hanya menjual stok ikan sisa,  sedangkan yang lainnya masih menunggu nelayan mengantarkan ikan-ikan hasil tangkapan pada sore hari.

Penjual sekaligus nelayan di Pasar Ikan Hamadi, yan biasa disapa Pak. RT mengatakan, kenaikan harga ikan saat ini tidak bisa dipastikan, tergantung besar, kecil ikan yang diperoleh. Salah satu penyebab kenaikan harga ikan saat ini adalah faktor alam, yang kurang bersahabat dan juga perlengkapan nelayan di Jayapura juga masih minim atau menggunakan perahu-perahu biasa.

“Harga ikan saat ini mengalami kenaikan hampir 2 kali lipat dari harga 3 hari lalu. Hal ini murni karena factor cuaca yang mengurangi hasil tangkapan ikan kami sehingga harga menjadi mahal. Seperti halnya ikan ekor kuning dari Rp 30 ribu – Rp 80 ribu/ekor naik menjadi Rp 70 ribu – Rp 150 ribu/ekor, ikan cakalang Rp 45 ribu naik menjadi Rp 90 ribu, ikan kawalina Rp 35 ribu naik menjadi Rp 50 ribu/tumpuk, ikan kombung Rp 50 ribu menjadi Rp 100 ribu/tumpuk dan sebagainya,” jelasnya.

Dirinya memprediksi kondisi cuaca seperti ini terjadi hingga bulan Maret dan beberapa waktu ke depan harga ikan di pasaran juga akan naik turun tanpa bisa diperkirakan.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *