Ganja dan Ratusan Botol Miras Sitaan Dimusnakan

Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar dan jajarannya saat melakukan pemusnahan ganja dan Miras yang berlangsung di Makorem 172/PWY di padang bulan, Kamis (22/11). (FOTO : Takim/Cepos)

 JAYAPURA- Komandan Korem 172/PWY, Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar memimpin pemusnahan barang bukti hasil sweeping yang dilakukan oleh satgas 501, 121 dan 644 yang sebagai satuan pengamanan perbatasan RI-PNG di tahun 2018 kurang lebih selama 9 bulan operasi.

  Adapun barang bukti yang dimusnahkan berupa ganja kering dengan jumlah 7,5 kg, Miras dengan berbagai merek dengan jumlah 494 botol, sedangkan Miras lokal sebanyak 30 liter dan 23 botol yang diisikan ke dalam botol air mineral.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini adalah merupakan BB hasil swiping yang dilakukan oleh tiga satgas Pamtas lama, yakni,  Satgas 501, 121 dan 644,”kata Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar  kepada Cenderawasih Pos usai pemusnahan yang berlangsung di Makorem 172/PWY tepatnya di padang bulan, Pada Kamis (22/11).

  Pihaknya berharap kedepan kepada Satgas Pamtas  yang lainnya agar lebih jitu lagi dalam melakukan pengawasan khususnya wilayah-wilayah yang rawan digunakan pengedar atau pelaku yang membawa barang ilegal berupa Miras, ganja dan yang lainya bisa dipantau dan diamankan.

  Hal ini dilakuan supaya Papua, khususnya masyarakat yang hidup di wilayah perbatasan bebas akan narkoba, ganja, miras dan aktifitas-aktifitas ilegal yang lainya.

  “ Karena Miras, ganja dan yang lainnya  juga merupakan aspek pemicu yang dapat merusak masa depan sebuah bangsa, mungkin sekarang belum ada dampaknya, namun beberapa tahun kedepan pasti kita rasakan,”tuturnya.

  Semua persolan tersebut tergantung juga kepada masyarakat yang bersangkutan, dalam hal ini bagaimana upaya dari masyarakat mulai dari kelompok yang kecil hingga lingkungan besar secara tegas menolak dan melawan peredaran Miras, ganja dan yang lainnya.

  “Saya yakin dan percaya Papua khususnya wilayah perbatasan akan aman dan bebas dari barang-barang perusak tersebut,”tegasnya.

  Selain itu, pihaknya mengajak semua elemen yang ada baik masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan juga pihak terkait lainya untuk satukan tekad secara bersama-sama dalam membantu dan mendukung pengawasan dan pengamanan yang dilakukan pihak aparat baik TNI maupun POLRI dalam penekan dan memberantas peredaran narkoba, ganja dan barang legal lainya guna menciptakan papua aman dan nayamn dari barang perusak tersebut.(kim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *