Penanganan Sampah Di Kota Oksibil Tanggung Jawab Bersama

Upaya bersih-bersih kota Oksibil sebagai bagian dari tanggungjawab bersama. Nampak Bupati Pegubin sedang memegang mesin memotong rumput, memangkas rumput di salah satu pinggiran jalan raya di kota Oksibil.(FOTO : Humas Pegubin for Cepos)

PEGUBIN- Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkung Hidup Kabupaten Pegunungan Bintang Emanuel Sasaka S.Ip mengharapkan kepada masyarakat yang ada di wilayah distrik oksibil sebagai ibukota kabupaten Pegunungan agar tidak membuang sampah di sembarangan terutama di pingir jalan raya.

  “Melihat situasi dan kondisi wajah ibu kota kabupaten Pegubin yang semakin hari memburuk akibat pembuangan sampah yang tidak beraturan, sehingga saya meminta kesadaran warga masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya yang telah disediakan pemerintah daerah,” ungkap Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Emanuel Sasaka, pekan lalu.

  Dikatakan, pihaknya banyak mengalami kendala dalam menangani sampah di wilayah ibu kota Oksibil, karena hampir semua warga kota untuk dalam memanfaatkan media yang disediakan Pemda sangat rendah, sebab tugas dinas teknis itu memungut sampah dari tempat yang disediakan, namun kondisinya tidak demikian, karena justru pihaknya memungut sampah dari sembanrangan tempat.

  “ Realitanya bahwa masyarakat tidak membuang sampah pada tempat pembuangan sampah yang di siapkan dinas. Justru masyarakat membuang sampah sembarang sehingga tata kota selalu mengalami kesulitan dalam membersihkan sampah,” ungkapnya mengeluh.

  Bukan hanya itu PLt Kadin lingkungan hidup itu juga menuturkan salah satu faktor yang menyebabkan sampah berantakan di pinggiran jalan kota oksibil dan sekitarnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat yang berada di sepanjang jalan utama, seharusnya masyarakat yang memiliki tempat tinggalnya di pinggiran jalan sudah tentu menjadi tanggung jawab mereka untuk memperhatikan sampah tersebut.

  “Saya berharap seluruh masyarakat perlu sadar diri dan dapat memperhatikan lingkungannya masing-masing. Agar lingkungan rumahnya selalu bersih dengan begitu keindahan kota terus di jaga. Untuk meminimalisir hal tersebut dalam waktu dekat kami akan melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak lingkungan melalui sosialisasi Amdal,” ungkapnya serius. (humas PB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *