Pemkot Tetap Serius Masalah Kemacetan di Kota Jayapura

PEMBANGUNAN-Jembatan Youtefa yang sedang dibangun, salah satu cara atasi kemacetan di Kota Jayapura. (FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., mengakui, untuk meminimalisir kemacetan di Kota Jayapura hal yang dilakukan diantaranya meremajakan angkutan umum, melarang menurunkan penumpang di sembarang tempat, mendorong agar jalan ring road Hamadi dan jembatan Youtefa, harus dikerjakan dengan maksimal dan bisa segera dioperasikan.

Sedangkan, untuk di pusat Kota Jayapura,  dalam mengatasi kemacetannya Dishub Kota Jayapura harus bisa mengatur trayek angkutan umum dengan bagus, supaya tidak ada kemacetan, karena jika diatur dengan baik maka tetap kemacetan bisa diminimalisir.   “Pemkot Jayapura tetap peduli terhadap masalah kemacetan, dan kami tetap carikan solusi yang terbaik,”jelasnya, kemarin.

   Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura Bernard J.Lamia mengungkapkan, selama pengerjaan perbaikan jalan di jalan alternative menuju RS Bhayangkara Kotaraja, memang jalan di sana ditutup total.

Sehingga, diimbau kepada para pengendara yang ingin menghindari kemacetan di jalan raya skyland, bisa lewat jalan alternative belakang Wali Kota Jayapura dan tembus di Pos Penjagaan Kampung Buton, lalu tembus lagi ke pohon mangga besar di jalan raya menuju skyland.

   “Selama proses pengerjaan perbaikan jalan selama 35 hari, di jalan alternative RS Bhayangkara Kotaraja jalan kami tutup, untuk menghindari kemacetan pengendara bisa lewat jalan alternative waena atau lainnya,”ungkapnya.

  Menurutnya, dalam perbaikan jalan kenapa harus ditutup total, hal ini supaya dalam proses pengerjaan bisa maksimal dan berjalan lancar.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Jayapura Kota, Kompol Nursalam Saka menyebutkan jalur pertigaan SMAN 4, SMPN 5 hingga PTC kerap padat pada jam-jam masuk kerja, jam masuk sekolah, jam pulang sekolah dan jam pulangnya pegawai kantoran.

“Jalur tersebut kerap padat apalagi saat ini sedang ada pekerjaan jalan jalur belakang menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara, sehingga kendaraan menumpuk di jalur Entrop-Abepura,” ucap Nursamalm Saka kepada Cenderawasih Pos, Rabu (21/11).

Dikatakan, jalan akan kembali normal setelah pekerja kantoran pulang atau setelah anak sekolah pulang. Disinggung terkait dengan penempatan personil, Kabag Ops mengaku personil selalu ditempatkan pada jam-jam tertentu.

“Melalui strong point, sebelum pukul 07.00 WIT anggota dari Polsek Jayapura Selatan sudah berada di titik-titik tertentu  dari jalur pertigaan SMAN4, SMPN5 hingga PTC untuk mengatur lalu lintas,” terangnya.

Selain pukul 07.00 WIT lanjut Kabag Ops, saat jam pulang sekolah dan jam pulang kantoran anggota juga melakukan pengaturan lalu lintas di jalan raya. (fia/dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *