Pelni Mart Sediakan Bapok dengan Harga Terjangkau

Aktivitas pelayanan di Pelni Mart Jayapura, Rabu (21/11). Terlihat seorang konsumen hendak membeli beberapa komoditas yang tersedia di Pelni Mart. (FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – PT. Pelni terus memperluas jaringannya melalui anak perusahaan PT. Sarana Bandar Nasional (SBN) yang melayani distribusi bahan pokok bagi kebutuhan masyarakat di Indonesia. Pendistribusian bahan pokok tersebut melalui gerai Pelni Mart. Dalam gerai tersebut berbagai kebutuhan bapok seperti gula, minyak goreng, beras dan sebagainya dijual dengan harga cukup terjangkau.

GM. PT. SBN Cabang Jayapura, Wawan mengatakan, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya sebagai jasa pelayaran saja, tetapi juga melayani jasa logistik dalam hal pengiriman barang dan juga penyedia kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat.

“Kami berperan sebagai pengecer  kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat dimana kami beroperasi, khusus di Jayapura kami hadir di Kantor Pelni Cabang Jayapura, karena letak kami yang sedikit di dalam sehingga keberadaan Pelni Mart sendiri belum begitu diketahui oleh masyarakat luas,” ungkap Wawan kepada Cenderawasih Pos, Rabu (21/11).

Lanjutnya, melalui Pelni Mart pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang pihaknya sediakan.  Apalagi Pelni Mart merupakan anak perusahaan Pelni yang menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat, yang diharapkan selain sukses dibisnis pelayaran bagi para penumpang, juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bapok.

“Jika ke depan respon masyarakat cukup bagus, kami berencana membuka cabang lagi untuk menjangkau masyarakat di seluruh Papua. Tujuan kami untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bapok dengan harga terjangkau,” terangnya.

Untuk Pelni Mart sendiri, harga yang disediakan cukup murah jika dibandingkan harga pasaran, ada selisi harga sekitar Rp 2.000 – Rp 10.000 dari harga normal. Seperti halnya gula pasir Rp 13.000/kg, sedangkan harga pasaran Rp 15. 000/kg, minyak goreng bimoli 5 liter Rp 70 ribu, di pasaran Rp 78 ribu – Rp 82 ribu dan sebagainya.

“Dengan harga yang cukup terjangkau tersebut kami harapkan dapat membantu masyarakat dalam hal pemerataan harga di Papua yang tergolong cukup berbeda dengan pulau Jawa,” terangnya. (ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *