Bifor Torehkan Sejarah bagi Papua

Ketua Umum tim Futsal Bifor Papua, AKBP Gustav R. Urbinas diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura yang juga Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena saat melakukan sesi foto bersama dengan tim Futsal Bifor Papua di halaman Polres Jayapura Kota, Rabu (21/11). (FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Tim Futsal Bifor Papua sukses mengukir sejarah bagi futsal di Tanah Papua, setelah meraih gelar juara Turnamen Liga Futsal Nusantara 2018. Pada partai final, Bifor Papua mengalahkan tim futsal asal Makassar Young Rior FC dengan skor 6-3 yang berlangsung di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (18/11).

Bifor Papua menyempurnakan juara mereka dengan menyabet tropy sebagai tim fair play dan salah satu pemain Bifor Papua, Marchel Pieter Ireuw juga dinobatkan sebagai pemain terbaik. Selain itu, yang paling penting Bifor Papua juga akan turut berkompetisi pada kasta futsal tertinggi tanah air yakni Liga Futsal Profesional Indonesia Tahun 2019.

Skuad Bifor Papua sendiri telah tiba di Kota Jayapura, Rabu (21/11) pagi kemarin. Dan langsung disambut oleh Ketua Umum AKBP Gustav R. Urbinas yang juga merupakan Kapolres Jayapura Kota.

Ketua Umum Bifor Papua AKBP Gustav R. Urbinas mengatakan, keberhasilan timnya menyabet gelar juara dan lolos pada Liga Futsal Profesional 2019 merupakan hasil kerja keras para pemainnya, serta tidak lepas dari dukungan Asprov PSSI Papua.

“Berkat dukungan dari Asprov PSSI Papua, dan usaha pemain serta doa dari keluarga sehingga Bifor Papua bisa membawa pulang gelar juara dan bisa lolos ke Liga Pro, itu sangat luara biasa,” ungkap AKBP Gustav R. Urbinas saat ditemui awak media di Polres Jayapura Kota usai menyambut para pemainnya itu.

Selain itu, AKBP Gustav R. Urbinas juga sangat mengapresiasi kerja keras pemainnya. Dimana pada partai final Bifor Papua sempat tertinggal, namun mampu mengembalikan keadaan menjadi 6-3 setelah dua menit terakhir berhasil mencetak empat gol sekaligus yang mengantarkan mereka meraih gelar juara.

“Tim ini punya mental juara, mereka bisa mengembalikan keadaan. Sempat tertinggal tetapi mereka mampu mengembalikan sehingga menang dengan skor 6-3,” ujarnya.

Dirinya berharap, agar gelar juara ini tidak hanya sampai disitu saja. Namun, harus menjadi semanagat baru untuk menatap Liga Pro 2019 mendatang.

“Semoga kemenangan ini menjadi semangat kita berlaga di Liga Pro, kami bangga bisa mempersembahkan ini untuk Papua,” katanya

Di tempat yang sama, Kadispora kota jayapura yang juga merupakan Wakil Ketua Asprov PSSI Papua, Rocky Bebena sangat mengapresiasi pencapaian yang ditorehkan oleh tim futsal Bifor Papua.

“Tentu menambah catatan perestasi buat Asprov PSSI Papua, sebab sesungguhnya selama ini yang berjaya hanya mengutakaman Indonesia Barat dan Tengah, tetapi tahun ini kita sudah buktikan bahwa kita di Timur juga bisa berjaya,”ujarnya.

Selain itu, Rocky juga mengapresiasi Ketua Umum Bifor Papua yang selalu setia memberikan dukungan kepada para pemainnya hingga mampu meraih gelar juara.

Mantan wartawan Cenderawasih Pos ini menuturkan, apa yang dipersembahkan oleh Bifor Papua bisa menjadi tolak ukur bagi Futsal PON Papua dalam mengikuti ajang olahraga empat tahunan itu. Sebab, dalam tim Bifor Papua ini setidaknya tujuh pemain futsal PON Papua.

“PSSI targetkan tiga medali emas, untuk itu Bifor Papua sudah melakukan satu hal yang menjanjikan untuk PON 2020, jika di luar sana kita bisa juara, maka di PON nanti kita juga harus juara,” tandasnya.

Empat tim teratas yang bermain di Liga Futsal Nusantara, Bifor Papua (Papua) Young Rior (Makassar), Devina PBM (Jakarta), dan Futsal Kota Metro (Lampung) berhak bermain di kompetisi kasta tertinggi Liga Futsal Profesional 2019. (eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *