Dilempar Kampak, Barang Korban Dirampas

Dua tersangka penganiayaan berat terhadap seorang perempuan di Mappi saat dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Merauke, Senin   (19/11). (FOTO : Sulo/Radar Merauke)

MERAUKE-Dua tersangka  penganiaya berat dari Kabupaten Mappi terhadap korban Annisa Septyana  akhirnya dilimpahkan Penyidik Polres Mappi ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Merauke Shelter  F. Wairata, SH, Senin (19/11). Kedua tersangka tersebut adalah RA (18) dan HK (15) yang tercatat masih di bawah umur.

Jaksa Penuntut Umum Shelter F. Wairata, SH ketika menerima pelimpahan ini mengungapkan, kedua    tersangka itu dilimpahkan setelah berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap.  “Sebelumnya, kami sudah menerima  tersangka  dari perkara ini yang berkas perkaranya terpisah dari kedua tersangka ini,”  jelasnya.

Kasus penganiayaan terhadap korban  yang terjadi 22 Juni 2018 sekitar pukul 22.00 WIT, itu dilakukan oleh 5 tersangka. Masing-masing  HK, RA, YT  (berkas terpisah). Lalu  WK dan KK, keduanya  masih  dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan cara mengambil  barang dengan kekerasan terhadap korban  Annisa Septyana.

Berawal saat kelima pelaku tersebut mengumpulkan batu. Setelah  batu terkumpul, kelimanya menunggu  truk untuk dapat menaikkan  batu yang  mereka  kumpulkan  tersebut. Karena lama menunggu   tak kunjung ada truk  yang lewat, kemudian  kelimanya sepakat akan menghentikan secara paksa setiap truk yang lewat dan mengambil barang mereka.

   Tapi ketika menunggu lama, tak satupun truk lewat. Tiba-tiba korban Annisa Septyana yang mengendarai sepeda motor membonceng Nuraini Pujianti lewat di depan para pelaku. Salah satu dari pelaku tersebut  melemparkan  kampak  dan mengenai  korban Nuraini Pujianti.

    Namun korban   Annisah  tetap mengendarai sepeda motornya tersebut. Selanjutnya  pelaku Karel Kaiban mengayunkan kampak mengenai jari korban Annisah,  membuat  jari tengah dan telunjuk korban putus.  Setelah korban terjatuh, kemudian  para pelaku mengambil tas kedua korban  yang berisi 3 buah HP merek Samsung Galaxi J2, HP Oppo A37, Samsung J2 Prime, uang tunai masing-masing Rp 800 ribu dan 200 ribu dan kosmetik dengan harga sekitar Rp 180 ribu.

    Barang dan uang  tersebut dibagi-bagi para tersangka dalam hutan. Setelah itu kelima tersangka   berpisah dan pulang ke rumah masing-masing.(ulo/gin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *