Di Biak, Puluhan Rumah Ludes Terbakar

Musibah kebakaran yang di kompleks pemukiman padat penduduk di Belakang Patina, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Senin (19/11) malam. (FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Kebakaran pemukiman padat penduduk di Belakang Patina Biak, Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, terjadi Senin (19/11) malam sekira pukul 21.30 WIT. Puluhan rumah warga ludes dilahap si jago merah dalam waktu sekejap. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebarakan itu diperkirkan mencapai miliaran rupiah.
Kebakaran juga mengakibatkan puluhan dan bahkan ratusan warga sibuk mengevakuasi barang-barangnya dari dalam rumah. Ya, di Biak, kompleks pemungkiman belakang Patina adalah kompleks yang paling padat penduduknya dengan kondisi rumah berdempetan.
Warga yang sudah beranjak tidur, terbangun ketika mendengar teriakan kebakaran. Spontan, warga bahu membahu membantu mengevakuasi barang-barang tentangnya, namun tidak semua bisa diselamatkan karena api begitu cepat menjalar dari rumah ke rumah lainnya.
Akibat kebakaran itu, jalur-jalur utama seperti Jalan Pramuka, Jalan Imam Bonjol, Jalan Silas Papare dan sejumlah lainnya dipadati dengan kendaraan warga Kota Biak yang datang melihat dari dekat kejadian kebakaran itu. Bahkan, Plt. Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd, Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK, M.Si dan sejumlah pejabat lainnya langsung datang di lokasi kebakaran.
Kepanikan warga tak hanya di sekitar rumah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran itu, namun sejumlah toko di Jalan Imam Bonjol juga terlihat cukup panik dan takut api menjalar. Ya, di Show Room Sinar Suri misalnya, kendaraan yang dipajang terpaksa didorong keluar karena takut api ikut menjalar.
Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIT setelah mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta. Misalnya saja Damkar dari Pemda Biak Numfor, PT Angkasa Pura, Water Cannon Polres Biak Numfor dan mobil tangki warga ikut dikerahkan.
Kejadian kebakaran rumah warga di kompleks belakang Patina ini bukan baru pertama kali terjadi, namun sebelumnya juga sejumlah warga harus kehilangan tempat tinggal karena kejadian yang sama. Belum diketahui dengan pasti apa penyebab terjadinya kebakaran itu, namun dari sejumlah keterangan warga di lokasi menyebutkan kalau awalnya terjadi sebuah ledakan yang cukup besar di salah satu rumah warga. Setelah ledakan besar itu, tiba-tiba ada asap besar yang diikuti kobaran api.
“Jadi sebelum kebakaran ada ledakan keras dari salah satu rumah warga, rumah itu milik salah satu anggota. Tidak tahu itu suara apa, tapi tidak lama setelah ledakan warga berteriak kebakaran-kebaran,” tutur salah satu saksi di tempat kejadian.
Pihak kepolisian juga belum bisa menyimpulkan apa penyebab terjadinya kebakaran itu, namun Satreskrim Polres Biak Numfor langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu rumah yang diduga awal mulanya api (tempat ledakan yang didengar warga), Selasa kemarin pagi.
“Kami sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran ini, tentu kita tunggu hasilnya saja,” kata Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, S.IK, M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Jeffri ParjuanganTambunan, SH, S.IK saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, kemarin.
Sekedar diketahui bahwa akibat kebaran itu, puluhan KK kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke keluarga, teman dan saudara-saudara mereka. BNPB Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga telah memasang dua buah tenda tak jauh di lokasi kebakaran, demikian halnya juga Polres Biak Numfor memasang tenda di depan Polsek Biak Kota. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *