Bangkitkan Jati Diri Masyarakat Adat di Wilayah Pesisir

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, saat naik perahu khas masyarakat adat pesisir Pantai Tanah Merah di sela-sela pelaksanaan Festival Bahari Tanah Merah ke IV di Kampung Tablanusu, Distrik Depapre, Senin (19/11).( FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Pelaksanaan Festival Bahari Tanah Merah di pesisir laut Taplanusu, Distrik Depapre Kabupaten Jayapura kembali digelar, Senin (19/11). Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, mengungkapkan, Festival Bahari Tanah Merah yang ke IV ini merupakan bagian dari membangkitkan kembali masyarakat adat di Teluk Tanah Merah dengan kebudayaan dan keindahan alam yang luar biasa.

“Karena itu, iven ini adalah menampilkan jati diri dan keunggulan-keunggulan kita di pesisir Tanah Merah,” ungkap Mathius.

  Dikatakan, kawasan Kabupaten Jayapura potensinya sangat luar biasa. “Kita memiliki lautan dan pesisir yang luar biasa, tapi juga kita memiliki cagar alam cycloop, kita memiliki Danau Sentani, kita memiliki hutan yang luar biasa di kabupaten ini,” jelasnya.

Oleh karena itu, potensi alam yang ada ini bisa menjadi satu kekuatan ekonomi masyarakat adat di waktu yang akan datang.

Beberapa tahun terakhir ini, pemerintah daerah memberikan perhatian besar kepada masyarakat adat, karena adat memiliki hutan, tanah dan perairan yang luar biasa. Oleh karena itu, pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan masyarakat adat sehingga potensi sumber daya alam (SDA) ini memberikan harapan untuk masa depan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Kabupaten Jayapura sekaligus Ketua Panitia Festival Tanah Merah ke IV, Benyamin Yarisetouw mengatakan, tujuan dari Festival Bahari Tanah Merah ini adalah bagaimana mempromosikan pariwisata yang ada di wilayah Tanah Merah dan Moi.(bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *