Pemprov Papua Usulkan  663 Formasi CPNS 2018

Hans/Cepos
Nicolaus Wenda

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Kepagawaian Daerah (BKD) kini telah mengusulkan sekitar 663 formasi  untuk penerimaan CPNS 2018 ke Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Papua, Nicolaus Wenda menyebutkan, 663 formasi CPNS 2018 yang diusulkan ke Kemenpan RB terdiri dari sisa formasi tahun 2014 sebanyak 173 formasi, formasi tahun 2018 sebanyak 333 formasi.

“Sisanya sebanyak 157 formasi yaitu khusus untuk penerimaan tenaga guru dan kesehatan,” ungkap Nicolaus Wenda kepada Cenderawasih Pos, baru-baru ini.

Disunggung soal tenaga honorer, Nicolaus Wenda menyebutkan ada dua kategori yaitu yang belum mencapai umur 35 tahun dan yang sudah lebih dari 35 tahun.

Dikatakan, untuk tenaga honorer yang belum mencapai umur 35 tahun, akan diikutkan dalam formasi umum pada penerimaan CPNS 2018.

Sementara yang umurnya lebih dari 35 tahun, akan dipertimbangkan dalam Pegawai Pemerintahan Perjanjian Kontrak Kerja (P3K) yang mana akan diangkat sesuai dengan ketentuan ini.

“Nanti mereka ini akan diangkat sebagai status PNS, hanya hak-hak yang lainnya tidak sama dengan PNS yang lainnya. Seperti tidak ada kenaikan pangkat,tetapipembayaran gajinya sama dengan PNS yang lainnya,” jelasnya.

Dalam penerimaan CPNS formasi tahun 2018, Nicolaus Wenda menyebutkan batas usia terakhir untuk yang tenaga kontrak untuk diangkat sebagai PNS yaitu 35 tahun.

Sementara yang sudah di atas 35 tahun akan diangkat melalui peraturan yang akan digodok oleh Kemenpan RB.
“Secara teknis aturan tersebut memang kita belum tahu.

Nanti kita akan mengetahuinya setelah peraturan itu sudah diterbitkan atau ditetapkan oleh Kemenpan RB,” tuturnya.
Ditambahkan, untuk pelaksanaan penerimaan CPNS formasi 2018, hingga saat ini masih menunggu pengumuman resmi dari Kemenpan RB.(ans/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *