Tak Jalankan Tugas, Pendamping Akan Dipecat

Para pendamping desa dan Distrik ketika mengikuti Rakordis di Hotel Grend Abepura,Kamis(15/11).(FOTO : Hans Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung kini tengah melakukan evaluasi terhadap kinerja para pendamping desa maupun Distrik di 29 Kabupaten/Kota di Papua.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Provinsi Papua, Donatus Motte menyampaikan, para pendamping desa maupun distrik harus betul-betul menjalankan tugasnya dengan benar sebagai pendamping.

  “Ya kita tegaskan kembali jika masih ada pendamping yang tak benar jalankan tugasnya sebagai pendamping, maka kosekuensinya dipecat,”ungkap Motte.

  Motte menyampaikan, dana desa cukup besar diberikan oleh pemerintah kepada setiap Kampung di Papua, sehingga tugas pendamping memastikan penyaluran dana desa ini dengan baik di kampung dan lakukan pendampingan dengan baik.

  Hal ini penting sehingga dana desa yang diberikan di kampung ini harus tepat sasaran dan begitupula dengan laporan pertanggungjawabannya sesuai dengan aturan peruntukkan dari anggaran desa tersebut di setiap desa atau wilayah tugas mereka.

  Motte juga mengecam keras kepada tenaga pendamping yang selalu meninggalkan tempat tugasnya. Pihaknya memang sudah banyak menerima laporan atas hal itu, sehingga pendamping yang masih suka tinggalkan tempat tugas, maka siap-siap akan diberhentikan.

Menurut Motte, tahun 2019 mendatang sesuai janji presiden akan siap kembali mengucurkan anggaran yang cukup besar lagi kepada Desa, sehingga tentu kedepan tugas pendamping akan semakin lebih berat lagi.

  “ Jadi jangan main-main dengan hal ini, karena kita tempatkan pendamping ini sebagai tanaga ahli untuk memberikan pendampingan kepada para kepala kampung dalam mengelola dana desa ini dengan baik untuk kesejahteraan rakyatnya di kampung,”tambah Motte.

  Sementara itu pemecatan kepada pendamping tersebut memang bukan suatu solusi, tetapi ini merupakan bagian pemberian efek jera agar para pendamping yang lainnya menjelankan tugas mereka sebagai pendamping desa dan distrik dengan baik dan benar.

“Evaluasi terhadap kinerja tenaga pendamping ini setiap tahun kita lakukan,ada yang tidak benar jalankan tugasnya langsung kita berhentikan. Kita inginkan agar mereka benar-benar jalankan tugas dengan baik dan harus selalu ada dengan masyarakat di kampung,bukan tinggal di kota saja,”ujar Motte.(ans).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *