Mabuk, Seorang Mahasiswa Tikam Istri

Anggota Polsek Abepura dibantu perawat RS Bhayangkara saat membawa IRT yang ditikam suaminya di UGD RS Bhayangkara, Jumat (16/11) dini hari.(FOTO : Hans/Cepos)

JAYAPURA-Dipengaruhi minuman keras, seorang mahasiswa berinisial DDW (24) nekat menikam istrinya menggunakan pisau dapur di rumah kosnya di Jalan Damai Kampkey, Distrik Abepura, Jumat (16/11) dini hari sekira pukul 04.00 WIT.

Selain menikam istrinya sebanyak dua kali, pelaku juga diduga menganiaya korban menggunakan batu asah. Akibat perbuatannya tersebut, korban mengalami dua luka tusuk di bagian perut, bengkak di mata kiri dan luka sobek di kepala belakang.

Korban saat itu langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Papua untuk mendapat perawatan medis.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura, AKP. Dionisius VDP Helan, SIK., yang dikonfirmasi membenarkan adanya kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) yang menimpa seorang IRT berinisial LSB.

“Sebelum menganiaya istrinya, pelaku diduga sudah dipengaruhi minuman keras. Pelaku diduga cemburu karena menduga istrinya selingkuh,” ungkap Dionisius Helan kepada wartawan di Mapolsek Abepura, Jumat (16/11).

Pelaku menurut Dionisius menikam istrinya menggunakan pisau dapur. “Pelaku juga merupakan salah satu mahasiswa  di salah satu perguruan tinggi  di Kota Jayapura. Untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku kami amankan di ruang tahanan,” tuturnya.

Untuk penanganan selanjutnya, kasus KDRT ini menurutnya akan dilimpahkan ke Mapolres Jayapura Kota.

Tentang kronologisnya, Dionisius mengatakan, awalnya pelaku pulang ke rumah kosnya di Jalan Damai Kampkey sekira pukul 03.00 WIT. Tiba di rumah, pelaku yang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras langsung memarahi istrinya karena mencurigai korban selingkuh.

“Selain memarahi korban, pelaku juga langsung memukul korban menggunakan batu asah di bagian kepala belakang sebelah kiri sebanyak satu kali. Seketika itu, korban mendorong pelaku hingga terjatuh,” jelasnya.

Setelah memukul, pelaku menurut Dionisius tetap memarahi korban. Bahkan pelaku yang sempat terjatuh setelah didorong korban, langsung berdiri sambil memegang sebilah pisau dapur. “Pelaku kembali bertanya kepada korban soal selingkuhannya dan memaksa korban untuk menjawab,” bebernya.

Saat itu, korban sempat mengingatkan suaminya agar meletakkan pisau dapir namun pelaku tidak mau. “Pelaku bukannya meletakkan pisau dapur yang dipegangnya, tetapi langsung mengayunkan pisau yang mengenai perut korban. Seketika itu, korban langsung berteriak minta tolong,” tandasnya.

Usai menikam istrinya, pelaku langsung pergi bersama tetangga kosnya mencari bantuan membawa korban ke RS Bhayangkara. Namun tidak lama kemudian, mobil patroli polisi tiba di TKP dan langsung membawa korban ke RS Bhayangkara. Sementara pelaku lagsung diamankan di Mapolsek Abepura.

“Saat ini pelaku memang belum kami mintai keterangan karena masih dalam keadaan mabuk berat. Tetapi demi kenyamanan sementara ini pelaku kita tahan,” pungkasnya. (ans/fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *