Kota Jayapura Juara Umum Popprov 2018

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Daud Ngabalin saat menyerahkan piala kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura Rocky Bebena sebagai juara umum pada Pekan Olaharaga Pelajar Provinsi Papua (Popprov) 2018, di halaman Dinas Otonom Provinsi Papua, Jumat (16/11).(FOTO :  Erik / Cepos)

JAYAPURA – Kontingen Kota Jayapura sukses meraih juara umum pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) 2018. Kota Jayapura meraih 94 medali, terdiri dari 31 medali emas, 30 medali perak dan 33 medali perunggu.

Peringkat kedua diraih oleh Kabupaten Keerom dengan perolehan 56 medali, terdiri dari 20 emas, 14 perak dan 22 perunggu. Disusul oleh Kabupaten Jayapura di peringkat ketiga 51 medali, dengan rincian 17 emas, 21 perak dan 13 perunggu.

Kabupaten Merauke di posisi empat dengan meraih 16 medali emas, 17 perak dan 17 medali perunggu. Kabupaten Nabire di posisi kelima dengan meraih 13 medali emas, 15 perak dan 16 medali perunggu.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, menyampaikan selamat bagi para atlet yang sudah berprestasi, semoga prestasi pada Popprov ini, dan berharap prestasi Popprov ini dapat berlanjut pada ivent yang lebih besar lagi yaitu Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan kita selenggarakan pada Oktober Tahun 2019 di Papua.

Dikatakan, Pekan Olahraga Pelajar Provinsi yang pertama baru saja selesai digelar sebagai acuan menghadapi Popnas 2019 mendatang.

Selain itu, Kadisorda juga menekankan kepada para pelatih dan tim teleskoting untuk benar-benar merekrut atlet yang punya prestasi masuk dalam tim persiapan Popnas 2019.

Sementara itu, Kadispora Kota Jayapura, Rocky Bebena memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang sudah berjuang maksimal selama ivent ini berlangsung.

Mantan wartawan Cenderawasih Pos ini menuturkan, prestasi yang diukir Kota Jayapura patut disyukuri, karena para atletnya sangat minim persiapan, namun mampu menjadi yang terbaik.

“Awalnya kita sudah siap, tetap kegiatan ini ditunda dari bulan September ke November, sehingga para atlet tidak melakukan pemusatan latihan terpusat,” ujarnya.

Selain itu, kata Rocky, Dispora Kota Jayapura juga menjelaskan mengenai dengan financial yang sempat menjadi persoalan Kota Jayapura untuk mengikuti Popprov ini.

Rocky juga mengapresiasi kegiatan Popprov tahun ini. Menurutnya, ajang ini memang paling bagus untuk menciptakan atlet yang unggul untuk Papua.“Namun lewat ajang Popprov ini kita punya dasar bahwa atlet kita di enam Cabor ini punya potensi, dan menjadi acuan untuk Popnas 2019 dan PON. Kita sudah memulai langkah yang positif, karena langkah kedepan bisa terus dilaksanakan. Kami juga berharap, agar pemerintah daerah terus memberikan suport untuk kegiatan ini,” terangnya.(eri/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *