DPRP Pertanyakan Masa Depan Otsus Papua

Yonas Nusi. (FOTO : Gratinanus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Nusi, meminta Pemerintah Pusat langsung melalui Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, untuk memberikan sikap terbuka terkait jelas dan tidaknya keberlangsungan Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua di beberapa tahun kedepan.

“Berkaitan dengan Otsus yang akan berakhir di beberapa tahun kedepan, menjadi perbincangan di masyarakat Papua terkait masa depannya. Ada beberapa prinsip yang menjadi evaluasi kita dalam penggunaan dana Otsus yang dikucurkan hingga di tahun ke-17 ini, yang mana rakyat Papua hampir tidak meratakan kucuran dana Otsus ini bagi rakyat,” ungkap Yonas Nusi kepada Cenderawasih Pos, Jumat (16/11) kemarin.

Salah satu faktor, kata Nusi, ialah regulasi, yang mana membuat persoalan di masyarakat. Nusi menilai bahwa Undang-Undang Otsus ini seperti tidak ada manfaatnya sama sekali, terlebih kala diterpa dengan undag-undang daerah maupun undang-undang sektoral lainnya.

“Inilah yang membuat instabilitas pelayanan publik terjadi di Papua. Sebab, ketika undang-undang Otsus ini diberlakukan, masih ada undang-undang pemerintahan daerah yang membuat komunikasi antara pemerintah tingkat provinsi dan pemerintah tingkat kabupaten/kota.

“Undang-undang sektoral lainnya, seperti halnya yang menyangkut dengan kesehatan, kehutanan, dan kelautan, ini semua mengunci kedaulatan Undang-Undang Otsus, sehingga hal ini meyebabkan hak-hak konstitusi masyarakat Papua yang diamanatkn dalam Otsu situ menjadi hilang,” tambahnya.

Demikian, jelang berakhirnya Otsus di beberapa tahun kedepan, maka perlunya ada sikap dari Pemerintah Pusat, terlebih khusus dari Presiden RI. “Harus disampaikan secara terbuka kepada rakyat di Papua bahwa Dana Otsus ini tidak berlanjut, sehingga kita lakukan revisi Undang-Undang Otsus. Ini, sebut saja, merupakan bagian dari komitmen negara yang harus memberikan perlindungan bagi rakyatnya di Papua,” pungkasnya. (gr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *