Wujudkan Keluarga Papua Sehat,Mandiri, Sejahtera yang Berkeadilan

Hans/Cepos
Wakil Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Papua,Ny.Yolanda Tinal,SE ketika memberikan hadiah atau penghargaan kepada pemenang lomba pada Jambore Kader PKK Provinsi Papua 2018 yang dilaksanaka n di Aula Diklat Papua,Kotaraja, Rabu (14/11) malam.

JAYAPURA-Jambore kader PKK Tingkat Provinsi Papua ditutup oleh Gubernur Papua,Lukas Enembe yang diwakili oleh Plh. Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Papua Ni Made Karmiasih,SE,MM dengan didamping oleh Wakil Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Papua,Ny.Yolanda Tinal,SE di Aula Balai Diklat Kotaraja, Rabu (14/11) malam.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menyampaikan, gerakkan PKK adalah salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui keluarga dengan menanamkan nilai-nilai etika, norma dan budaya bangsa serta kecerdasan bagi keluarga sejak dini.

“Jadi kita melalui Jambore kader PKK tingkat Provinsi tahun 2018 ini,kita harapkan kader PPK bisa mewujudkan keluarga Papua sehat, mandiri, sejahtera yang berkeadilan, karena ini merupakan salah satu upaya meningkatkan motivasi dan peran serta masyarakat dalam pembangunan,”ungkap gubernur.

  Menurutnya, TP PKK melalui kader-kader PKK yang tersebar di seluruh  kampung, kelurahan bahkan sampai tingkat kelompok dasawisma telah berupaya untuk meningkatkan motivasi dan peran serta masyarakat untuk tercapainya tujuan pembangunan Papua bangkit, mandiri, sejahtera yang berkeadilan melalui 10 program PKK.

Pada kesempatan ini pula gubernur berharap agar adanya peningkatan kapasitas kader PKK agar fungsi kader PKK disetiap jenjang agar fungsi kader PKK sebagai motivator, perencana, pelaksana, pendamping dalam mendekatkan pembangunan melalui kelompok dasawisma.

Sementara itu hal senada disampaikan Wakil Ketua Tim Pengerak PKK yang juga selaku Ketua Panitia Jambore  Kader PKK tingkat Provinsi Papua, Ny.Yolanda Tinal,SE mengatakan, jambore kader PKK yang dilaksanakan oleh Tim Pengerak PKK Provinsi Papua merupakan salah satu cara dukungan terhadap peran dan fungsi kader,karena dapat mengevaluasi gerakkan PKK secara berjenjang dari Kabupaten/Kota, Distrik dan Kampung serta kelompok Dasawisma dengan tujuan memberikan penghargaan dan motivasi serta meningkatkan kapasitas kader untuk terus melakukan gerakkan Pemberdayaan dan Ksejahteraan Keluarga.

“Jadi peran keluarga dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis. Tentu mencapai peran itu diperlukan komitmen dan keterlibatan semua pihak dalam jangka waktu yang sangat panjang,”tutur Tinal. (ans/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *