SSC Lebih Awal Pasok Stok Spare Part

Karyawati Samsung Service Center di Jalan Abepura-Kotaraja saat melayani konsumen yang hendak melakukan service handphone, Kamis (15/11) kemarin.(FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Guna mengantisipasi permintaan service yang selalu meningkat pada momen Natal dan Tahun Baru, Samsung Service Center (SSC) lebih awal memasok stok peralatan dan spare part, baik handphone, TV, AC dan sebagainya.

Branch Leader Samsung Service Center, Willy Hari Purnomo mengatakan, volume pelayanan service mendekati akhir tahun selalu mengalami peningkatan, baik itu service handphone maupun barang-barang elektronik lainnya.

Lanjutnya, akhir Oktober sampai saat ini pihaknya sudah melayani jasa service 560 barang untuk all item, sedangkan bulan sebelumnya hanya sekitar 400 barang yang masuk.

“Meningkatnya permintaan jasa service kami rasakan mulai akhir Oktober hingga awal November. Kami prediksi ke depan jumlah tersebut akan terus meningkat hingga 700 lebih barang, mengingat kebutuhan masyarakat terhadap produk elektronik dan handphone terus meningkat,” ungkap Willy kepada Cenderawasih Pos, Kamis (15/11) kemarin.

Dikatakan Willy, untuk mengantisipasi banyaknya permintaan service sekaligus menjaga kepuasan pelanggan, sejak awal bulan Oktober pihaknya sudah mulai menambah stok spare part handphone maupun barang elektronik lainnya seperti TV, AC, mesin cuci dan sebagainya.

“Produk yang sering kami layani untuk service itulah yang kami utamakan perbanyak spare partnya seperti handphone dan TV. Tujuannya selain untuk mempersingkat waktu pemesanan ke Jakarta, kami juga dapat melayani konsumen dengan cepat.  Konsumen bisa menunggu perbaikan 30 menit atau 1 jam, barang sudah bisa di bawa pulang,” jelasnya.

Diakui Willy, untuk pelayanan jasa service memang sengaja pihaknya layani dengan cepat karena stok spare part juga tersedia. Sampai dengan saat ini jasa service handphone masih mendominasi dibandingkan barang elektronik lainnya, perbandingannya sekitar 70 persen handphone dan 20 persen barang elektronik.

“Sekarang ini biaya service yang kami sediakan masih stabil untuk service ringan kami hargai Rp 75 ribu tergantung kerusakan. Jika termasuk penggantian mesin dan sebaginya harga yang paling mahal yang harus dibayar konsumen bisa sampai Rp 2 jutaan,”tandasnya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *