Masyarakat Diminta Bijak Manfaatkan Teknologi Informasi

Priyadi/Cepos
Suasana Forus dialog yang diselenggarakan Kominfo RI bekerjasama dengan Pemkot Jayapura, berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, dengan tema “Mempererat Kebhinekaan dalam Literasi Media”, Kamis(15/11) kemarin.

JAYAPURA-Saat ini, perkembangan teknologi IT dan arus globalisasi di Indonesia, sudah semakin berkembang pesat.  Jika masyarakatnya dalam menyikapi perkembangan IT dalam era globlalisasi tidak bisa mengolahnya secara arif dan bijaksana. Maka, bisa menimbulkan hal yang merusak generasi muda atau bangsa Indonesia. Sehingga, butuh benteng dalam menghadapi arus globalisasi itu.

  Untuk itu, Kementerian Kominfo RI bekerjasama dengan Pemkot Jayapura, melalui Diskominfo Kota Jayapura menyelenggarakan forum dialog dengan tema ” Merawat Kebhinekaan dalam Literasi Media” yang dibuka langsung oleh Tenaga Ahli Mentrian Kominfo RI Freddy Tulung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis(15/11)kemarin.

  Tenaga Ahli Mentrian Kominfo RI Freddy Tulung menjelaskan, kegiatan forum dialog tersebut dilakukan karena arus globalisasi yang begitu tinggi, masyarakat Indonesia tetap dituntut merawat kebhinekaan dalam literasi media. Dijelaskan, literasi media yaitu kemampuan membaca atau menulis, serta kemampuan memberitakan tentang pemberitaan kabar atau berita tentang sesuatu.

     “Artinya sebagai kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi informasi yang dibutuhkannya, mengakses dan menemukan informasi, mengevaluasi informasi dan menggunakan informasi secara efektif dan etis,”ungkapnya.

  Diakui, melalui kegiatan ini, intinya juga untuk tetap merawat kebhinekaan untuk Indonesia,  yang mana Kota Jayapura merupakan barometernya Indonesia, dimana semua suku bangsa dari Sabang Sampai Merauke hidup berdampingan di Kota Jayapura.

  “Sehingga dengan arus globalisasi ini, jika masyarakat Papua khususnya Kota Jayapura dalam memanfaatkan media bisa arif dan bijak, tentu tidak akan mudah percaya berita Hoax, atau melakukan hal yang tidak baik di media,”jelasnya.

  Sementara itu, mewakili Wali Kota Jayapura Asisten I Setda Kota Jayapura Evert  N. Merauje dalam sambutanya mengatakan segala informasi yang masuk hendaknya masyarakat bisa mengevaluasi informasi dan menggunakan informasi ini secara efektif dan etis.

    ‘’Proses demokratisasi di Indonesia menempatkan publik sebagai pemilik dan pengendali utama artinya adalah media harus dilakukan fungsi pelayanan publik yang sehat di dalam undang-undang Nomor 32 tahun 2002,”jelasnya. (dil/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *