Hendak Kabur, Terpidana Korupsi di  Waropen Ditangkap

SERUI-Terpidana kasus korupsi dana hibah Pemerintah Kabupaten Waropen bagi Komisi Pemilihan Umum setempat sebesar Rp 1 Miliar tahun anggaran 2015, akhirnya ditangkap tim Kejaksaan Negeri Serui. Terpidana Mekalyna Wonatorey  yang hendak kabur ke Jakarta ditangkap Tim Kejari yang dipimpin langsung Kasi Pidsus, Yosua Wanma, SH bersama stafnya.

   Terpidana yang hendak berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Trigana Air dari Bandara Stevanus Rumbewas memakai nama samaran. Tetapi berkat laporan masyarakat dan petugas perhubungan udara,  Tim Kejari berhasil menangkapnya,  Senin (12/11)  pagi di Bandara.

  Saat dilakukan penangkapan, sempat terjadi perang mulut antara terpidana dengan tim Kejari, terpidana tidak terima penangkapan dirinya. Tetapi Yosua Wanma bersama rekan-rekannya, akhirnya berhasil membawa Mekalyna  ke Kota Serui.

  Kini, terpidana Mekalyna sudah mendekam di sel Lembaga Pemasyarakatan Serui Kelas IIB Serui sebagaimana Putusan MA nomor 1664 K/pid.sus/2016 tanggal 1 maret 2017 dan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Hakim.Nomor Print-505/T.1.18/Fu.1/03/2017 tanggal 23 maret 2017. Terpidana akan menjalani hukuman penjara selama 7 tahun, denda Rp 200 juta dan uang pengganti sebesar 1 Miliar.

   Kepala Kejaksaan Negeri Serui, Kumaedi, SH saat ditemui Cepos di kantornya, Kamis (15/11) kemarin, membenarkan penangkapan terpidana korupsi dana hibah kabupaten Waropen kepada KPU setempat tahun 2015,  bahkan pihaknya telah  mengeksekusi putusan MA terhadap terpidana Mekalyna Wonatorey ini. (rin/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *