Disperindag Terus Berusaha Jaga Stok dan Harga kebutuhan Stabil

Markus M.E. Olua. )FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Menyambut Natal dan Tahun Baru yang berpotensi meningkatnya permintaan barang dan naiknya harga barang kebutuhan terutama Bapok, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua berusaha menjaga kestabilan harga dan stok Bapok dari sekarang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Markus M.E. Olua mengatakan, untuk menjaga kestabilan barang maupun harga Bapok menyambut Natal dan Tahun Baru, pihaknya belum lama ini melakukan rapat dengan semua distributor yang ada di Kota Jayapura.

“Kami sudah mengupayakan kestabilan harga maupun barang dari sekarang, dengan cara meminta para distributor untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terutama dalam menyupplay dan mendistribusikan kebutuhan bahan pokok menjelang hari raya,” ungkap Max kepada Cenderawasih Pos, Rabu (14/11) kemarin.

Dari hasil rapat tersebut pihaknya dapat memastikan bahwa sampai dengan perayaan Natal dan Tahun Baru, ketersediaan barang dan kestabilan harga dapat terus terjaga.  Bahkan pihaknya juga akan melaksanakan pasar murah guna menjaga kestabilan harga pada saat Natal dan Tahun Baru.

“Khusus di tahun 2018 ini kami akan fokus pada pengadaan pasar murah di Kabupaten Sarmi. Jika selama ini kami adakan di Kota Jayapura, sekarang pasar murah tersebut akan kami lakukan di Sarmi. Meski demikian kami akan tetap menjaga kestabilan harga di Jayapura yang merupakan pusat inflasi,” jelasnya.

Max menambahkan, sebenarnya yang membuat harga barang menjadi mahal, karena adanya kelangkahan bahan baku. Jika arus masuknya komoditi barang lancar, maka dengan sendirinya akan menekan harga pada saat permintaan meningkat.

“Yang perlu dijaga jangan sampai arus barang yang masuk ke Papua tidak lancar. Jika tidak lancar maka  secara otomatis akan mempengaruhi  harga,’’tandasnya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *