Bawaslu Turunkan Sejumlah APK di Dapil I

Bawaslu Kabupaten Jayapura dan Satpol PP Kabupaten Jayapura saat menertibkan APK yang tidak sesuai dengan zona pemasangan di Dapil I, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (14/11). (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura terpaksa menurunkan sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) milik calon legislatif dari berbagai Partai Politik (Parpol) yang dipasang tidak sesuai dengan zona pemasangan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura.

   Dari pantauan Cenderawasih Pos, Bawaslu bekerjasama dengan pihak Satuan Politik Pamog Praja (Satpol) PP dan Kepolisian Resor (Polres) Jayapura melakukan penertiban terhadap APK yang berada di Dapil I, Distrik Sentani, Rabu, (14/11).

   “Tadi (kemarin-red) kami turunkan beberapa baliho milik Caleg dari beberapa Parpol di beberapa tempat, misalnya di depan SMP Negeri 1 Sentani, samping jembatan Tahara Sentani, depan Kemiri Sentani dan di depan Hawai Sentani,”jelas Anggota Bawaslu Kabupaten Jayapura, Nasaruddin Sililuli, SH, usai penertiban baliho Caleg di Kantor Bawaslu Kabupaten Jayapura, Rabu (14/11).

Menurut Nasaruddin, ada 12 baliho milik Caleg dari berbagai partai, seperti Nasdem, Hanura, PKPI, Demokrat, dan partai lainnya yang harus ditertibkan karena pemasangannya di depan jalan protokoler dan di depan sekolah, rumah sakit, dan tidak sesuai dengan zona pemasangan yang ditetapkan oleh KPU.

   “Sebelum kita lakukan penertiban, sebelumnya kita sudah lakukan komunikasi secara persuasif ke Parpol maupun calon secara perseorangan. Kita sudah menyurati yang pertama dan kedua, tapi tidak diindahkan dan posisi APK ini masih berada di tempat yang tidak sesuai dengan zona pemasangan, sehingga kami tertibkan dan turunkan,” ucapnya.

Nasaruddin, berharap kepada para Caleg untuk pemasang APK hendaknya sesuai zona pemasangan yang telah ditetapkan oleh KPU, sehingga jika ada yang merusaknya, maka Bawaslu bisa bertanggungjawab untuk memprosesnya. Tapi jika pemasangan APK tidak sesuai zona pemasangan dan terjadi kerusakan, maka Bawaslu tidak akan memprosesnya.

”Kami imbau kepada para Caleg untuk tidak memasang APK secara sembarangan di tempat-tempat umum atau di wilayah sekolah atau rumah sakit dan tempat umum lainnya, harus dipasang di tempat yang telah ditetapkan oleh KPU Kabupaten Jayapura, sehingga jika ada masalah mengenai baliho, misalnya ada kerusakan, maka kami bisa bertanggung jawab untuk memproses kasusnya,” pungkasnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *