1.259 Pensiunan Sudah Terekam Smart Cart Taspen

Seorang pensiunan yang merupakan nasabah BPR Irian Sentosa saat melakukan perekaman Smart Card Taspen di Kantor BPR Irian Sentosa, belum lama ini.(FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Sesuai dengan program perekaman Smart Card Taspen untuk mempermudah para pensiunan mengambil gaji atau tunjangan hari tua, BPR Irian Sentosa mencatat dari 3.388 dari pensiunan yang merupakan nasabah BPR Irian Sentosa, yang  sudah melakukan perekaman 1.259 orang atau 37,16 persen.

Direktur Utama BPR Irian Sentosa Arif Windarto mengatakan, pihaknya telah melakukan perekaman Smart Card Taspen sejak 1 November dan ditargetkan sampai 13 November mendatang. Dengan adanya perekaman tersebut pihaknya sudah berhasil melakukan perekaman 1.259 nasabah pensiunan.

“Sesuai dengan target dari PT. Taspen, semua nasabah atau pensiunan harus melakukan perekaman, karena kartu ini akan digunakan selain untuk pengambilan gaji, kartu tersebut juga akan digunakan sebagai identitas pensiunan yang akan melakukan semua transaksi yang berkaitan dengan pensiunan,” ungkap Arif kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (10/11) lalu.

Lanjutnya, dalam kartu tersebut semua data diri para pensiunan sudah langsung direkam melalui kartu tersebut. Sama halnya dengan e-KTP, hanya saja kartu tersebut berlaku bagi para pensiunan saja.

Dikatakan Arif,  saat ini pihaknya hanya melakukan perekaman tetapi untuk pengambilan kartunya masih belum ada.

“Smart Card Taspen akan dicetak langsung di Taspen pusat, sehingga kami juga masih menunggu beberapa bulan ke depan baru kartu tersebut diserahkan kepada masyarakat. Sekarang ini kami hanya fokus perekaman data diri, untuk pembagian kartu belum,” jelasnya.

Lanjutnya,  bagi para pensiunan yang belum melakukan perekaman kartu, bisa melakukan langsung di PT. Tasepen jika batas waktu perekaman di bank-bank telah berakhir.

Pihaknya juga mengimbau bagi mitra BPR Irian Sentosa yang belum direkam, perekaman ini bersifat bertahap, intinya semua pensiunan akan dilakukan perekaman.“Yang belum rekam tetap dapat mengambil gaji seperti biasa dan pengurusan terkait Taspen masih bisa dilakukan seperti biasa,”tandasnya.(ana/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *