Sebagai Agenda Nasional, PON Papua Wajib Didukung

BINCANG-BINCANG: Sekda Papua, Hery Dosinaen, SIP., MKP., berbincang-bincang dengan Menkominfo RI, Rudiantara di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (9/11) kemarin.(FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAKARTA- Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, menyebutkan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua merupakan agenda nasional, sehingga siapapun harus mendukung.

Hal ini disampaikan Menkominfo Rudiantara usai menerima kunjungan rombongan Pemerintah Provinsi Papua di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Jumat (9/11) kemarin.

Seperti diketahui, road show Pemerintah Provinsi Papua dalam rangka audiensi implementasi Inpres Nomor 10 Tahun 2017 tentang dukungan terhadap penyelenggaraan PON XX dan Pekan Paralimpik Nasional XVI di Provinsi Papua kembali dilanjutkan. Kali ini Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP., MKP., memimpin rombongan Pemerintah Provinsi Papua ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika

“Ada permintaan (dukungan) dari Gubernur Papua, yang mana kita akan review kemudian. Review ini perlu dilakukan, sebab, tidak serta merta (kita) mengatakan iya atau tidak. Bukan tanpa alasan, sebab yang pasti, PON menjadi agenda nasional. Artinya, siapapun mendukung ini karena namanya juga agenda nasional,” ucap Rudiantara kepada wartawan usai menerima rombongan Pemprov Papua.

Bicara teknis dukungan terhadap penyelenggaraan PON di Papua, Kemkominfo menurutnya akan melihat secara detail hal tersebut. Sebut saja, seperti jaringan yang akan diperhatikan. “Teknisnya, kita harus detailkan nanti untuk jaringan. Artinya, kita cek mana saja yang belum di-cover dan yang sudah di-cover. Kita hitung jumlahnya mencukupi atau tidak. Itu dari sisi jaringan,” jelasnya lagi.

Sementara untuk media center, teknisnya pun akan dicek, termasuk penyiaran TV dan radio yang sudah dikoordinasikan dengan pihak Kemenkominfo. “Saya sarankan nanti dibuat panitia PON, biar jelas. Artinya, kalau perlu, nanti ada panitia nasional dan panitia daerah, sehingga semuanya itu bergerak,” katanya.

“Pasalnya, kala mengacu pada Asian Games dan Asian Paragames, itu organizing committee yang melalukan pengadaan, sedangkan kita memastikan, seperti nanti Telkom, Palapa Ring sudah selesai, kapasitasnya sudah tersedia,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP, MKP., menyambut baik dukungan Kemenkominfo. Di sisi lain, Pemprov Papua juga akan kerja sama dengan replika PON XIX di Bandung atas saran KPK, sehingga lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga juga kerja sama nantinya.

“Kemenkominfo sangat mendukung PON pada 2020. Nanti kita kerja sama dengan replika dari PON XIX  di Bandung dan atas saran KPK, sehingga lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga juga kerja sama nanti,” tambah Sekda Hery Dosinaen.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Papua, Kansiana Salle, SH., membeberkan bahwa kepada Kemenkominfo, Pemprov Papua minta dukungan penuh dalam hal penyiapan media center, data center, serta infrastruktur jaringan mencapai hingga ke venue-venue PON Papua.

“Menkominfo sudah memberikan respon untuk itu. Bahkan, sebelumnya, kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak Kemenkominfo, yang mana pada umumnya, semua kebutuhan kami sudah direspon. Termasuk sosialisasi dan publikasinya yang juga sudah kami minta,” pungkasnya. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *