Pemkab Kesulitan Cari Tenaga Dokter

Asisten 1 Sekda Jayawijaya Tinggal Wusono mengaku Pemkab Jayawijaya saat ini memang kesulitan mencari dokter umum dan gigi, untuk pelayanan di Puskesmas. Padahal, Pemkab sudah siapkan anggaran untuk tenaga kontrak dokter, namun sangat sedikit dokter yang tertarik untuk bertugas di Jayawijaya.

“Ini juga yang selalu kami sampaikan kepada teman —teman dokter untuk bisa menyampaikan kepada teman —temannya yang lain untuk bisa memenuhi kuota yang kami anggarkan,”ungkapnya saat dijumpai di Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (9/11) kemarin.

Kata Tinggal, ada beberapa dokter lulusan Universitas Cenderawasih yang ada di Wamena, Pemkab Jayawijaya berharap apabila tenaga dokter dari luar Papua ini agak sulit untuk didapatkan maka tenaga dokter dari Uncen bisa memenuhi kebutuhan tenaga dokter di Jayawijaya.

“Saat ini ada anak —anak kami yang lulusan kedokteran uncen bisa digunakan tenaganya untuk mengisi kebutuhan dokter di Puskesmas —puskesmas yang ada di Jayawijaya,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk tenaga dokter yang diterima baru dua orang untuk Puskesmas Asologaima, tenaga dokter ini juga merupakan salah satu syarat untuk Puskesmas bisa melakukan akreditasi, meskipun begitu di Jayawijaya tidak semua Puskesmas memiliki tenaga dokter, ini yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Ia menambahkan, jika syarat utama untuk akreditasi itu minimal harus dua dokter namun untuk saat ini dokter gigi tidak ada, sedangkan dokter umum hanya satu orang. “Kita berharap ada dokter dari luar yang ingin bekerja di Jayawijaya yang bisa ditempatkan di Puskesmas,” ujarnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *