Kejuaraan Karate Piala Walikota Jaring Atlet PON

Wakil Walikota Jayapura H. Rustan Saru saat menyerahkan Piala Bergilir Wali Kota kepada Ketua Umum FORKI Kota Jayapura, Robert Awi saat pembukaan Kejuaraan Karate Piala Walikota Jayapura III se-Papua dan Papua Barat di GOR Waringin, Kamis (8/11).( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA–Wakil Walikota Jayapura H. Rustan Saru secara resmi membuka Kejuaraan Karate Piala Walikota Jayapura III se-Papua dan Papua Barat yang berlangsung pada 08-10 November 2018 di GOR Waringin Kotaraja, Kamis (08/11).

Dalam arahannya, para karateka dari berbagai dojo dapat bertanding dengan menunjukkan sikap sportivitas, menghormati kehormatan wasit dan aturan, sehingga bisa berjalan dengan baik.

Selain itu, kejuaraan ini merupakan ajang pembinaan prestasi bagi setiap kabupaten/kota menuju event olahraga bergengsi empat tahunan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di tanah Papua.

“Tetap berlatih dan berlatih, saya percaya akan lahir karatedo yang kuat dan handal dari Kota Jayapura, siapapun yang bertanding harus tunjukkan kemampuan terbaiknya untuk meraih prestasi gemilang,” ujar H. Rustan Saru.

Diharapkan juga wasit/juri dapat memimpin dengan jujur dan adil, sehingga kejuaraan bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan karateka terbaik.

“Yang nanti juara, tetap berlatih untuk terus berprestasi, dan yang belum juara jangan berkecil hati, tetap latihan pasti mendapatkan prestasi yang membanggakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum FORKI Kota Jayapura, Robert Awi mengungkapkan, kejuaraan kali ini untuk persiapan atlet U-21 tahun dan kelas senior agar bisa melihat potensi kemampuan bertanding para atlet di event yang lebih besar, termasuk PON 2020.

“Walikota sebelumnya kita fokus pembinaan usia muda, kadet, usia di bawah 21 tahun. Kejuaraan ini kita persiapan dan acuan bagi atlet untuk Popprov bulan November ini sekaligus event besar lainnya,” ujar Robert

Ditambahkan, hasil dalam kejuaraan karate, atlet terbaik akan diturunkan sebanyak-banyaknya pada Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) Papua.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Kelana V. Nugroho menyebutkan, kejuaraan ini merupakan program rutin pengcab FORKI Kota Jayapura guna membina karateka muda berprestasi di tingkat usia dini, pra pemula, kadet dan junior, namun tidak menutup kemungkinan membuka ruang bagi U-21 dan senior untuk berpartisipasi menyalurkan bakatnya.

“Event ini sebagai sarana seleksi karateka terbaik pengcab dan diharapkan berikan dampak positif untuk sebagai barometer atlet karate di tanah Papua,” ungkapnya.

Ditambahkan, jumlah peserta dalam kejuaraan ini sebanyak 40 dojo se-Papua dan Papua Barat dengan memperebutkan 228 medali dan piala bergilir Walikota Jayapura serta sejumlah uang pembinaan. (eri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *