Julukan Kota Pendidikan Kembali Digaungkan

Ketua MPKI, Ir. David Chandra, MA,  berjabat tangan dengan Wakil Bupati Frans Sanadi, BSc, S.Sos, MBA Usai menandatangani MoU kerjasama, di ruang rapat Sekda, Selasa (6/11) kemarin. (FOTO : Sinambela/Cepos)

SERUI – Untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas mulai tingkat pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Kabupaten Kepulauan Yapen, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menggandeng 1 yayasan Kristen dari Ibukota Negara yaitu Majelis Pendidikan Kristen Indonesia.

Kerjasama antara Pemkab Yapen dengan MPKI  dituangkan  dalam Nota kesepakatan atau MoU,  di ruang rapat Sekda, Selasa (6/11) kemarin. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan MoU, mewakili Pemkab Yapen langsung oleh Wakil Bupati Frans Sanadi, BSc, S.Sos, MBA yang didampingi para pejabat tinggi di bagian sekretariat  daerah seperti Asisten I Drs. Paul Paruh, Asisten II Gokman simbolon, SH, Asisten III Clemens Mambrasar, SH, Kabag Umum dan Kabag Kesra pada bagian sekretariat daerah serta para pimpinan OPD terkait seperti Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan bersama jajarannya dan Kadis Pemuda dan Olahraga sedangkan pihak Yayasan MPKI langsung dihadiri Ketua MPKI, Ir. David Chandra, MA, didampingi jajarannya.

  Hadirnya Yayasan Pendidikan Kristen Indonesia dalam beberapa bulan yang digagas oleh ibu Ratna istri Dandim 1709/Yapen, turut membantu kemajuan pendidikan di Yapen.

” Memang cakupannya masih rendah, tetapi lewat MoU yang sudah disepakati bersama, MPKI di Yapen akan lebih menyebar ke distrik-distrik dan kampung-kampung, “kata Wabup Frans Sanadi.

  Pada kesempatan itu, ia memberikan apresiasi dan terima kasih kepada ibu Ratna dan jajarannya yang sudah berperan aktif dan peduli tentang pendidikan di Yapen, bahkan sudah mengharumkan nama Yapen di tingkat Nasional.

  Kedepannya, ia pun berharap pendidikan yang berkualitas dan Sumber Daya Manusia di Yapen yang handal dan terampil akan tumbuh dan berkembang melalui kerja keras dan seluruh pihak yayasan MPKI di Yapen. Sebutan sebagai Kota Pendidikan dan salah satu zending Yapen juga dijuluki. Sehingga lewat MoU yang sudah disepakati bersama maka Pendidikan di Yapen akan meningkat dan berkualitas dan sebutan Kota Pendidikan itu akan kembali bangkit dan tumbuh kembali.

” Kami hadir di Papua tepatnya di Kabupaten kepulauan Yapen sesuai visi dan misi yaitu dalam rangka membangun peningkatan mutu pendidikan dari jenjang pendidikan yang terendah sampai pendidikan lanjutan atas,” ujarnya.

“Tenaga pendidik kami seluruhnya memiliki kompetensi Sarjana pendidikan. Dan tidak hanya asal-asalan,” tambah Ir. David Chandra, MA.

  Disamping peningkatan kualitas pendidikan, kata Chandra, para tenaga pendidiknya juga memiliki kepiawaian dalam mendidik dan berkreasi dalam memamfaatkan hasil alam.

Lebih jauh Chandra mengatakan bahwa MPKI adalah wadah tempat berkumpulnya sekolah-sekolah kristen di Indonesia. “Yayasan MPKI sudah menyiapkan tenaga guru secara kompetensi Sarjana Pendidikan abad ke-21,” katanya lagi.

  Oleh karena itu, pihaknya akan bekerja keras untuk membangun Papua lewat pembangunan pendidikan, alhasil sumber daya manusia di Papua akan siap dalam mengejar ketertinggalannya.

  Dirinya juga mendengar tentang Yapen dengan julukan Kota Pendidikan. Ia pun mengajak seluruh stake holder pendidikan agar bangkit membangun Yapen lewat pendidikan yang bermutu sehingga SDM di Yapen kedepan akan handal dan siap dalam meraih kesuksesan yang sudah dikenal sebagai Kota Pendidikan. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *