Strategi 90-90-90 dan Pentingnya Perawatan bagi ODHA

JAYAPURA– Berkaitan dengan Strategi 90-90-90 atau Triple 90 Strategy, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua, Constant Karma, menyebutkan bahwa fokus terhadap perawatan atau pengobatan itu sangat bermakna sekali.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua, Constant Karma mengatakan, yang dimaksud dengan strategi 90:90:90? 90 pertama artinya 90% masyarakat terutama populasi kunci mengetahui status HIV-nya. 90 kedua artinya 90% orang dengan HIV AIDS (ODHA) sudah diterapi. 90 ketiga artinya 90% yang sudah menjalani Antiretroviral Therapy (ART) sudah mengalami viral suppression atau virus sudah tidak terdeteksi lagi. Dalam mewujudkan cita-cita ini, maka pemantauan terhadap ARV menjadi hal penting yang perlu dilakukan.

“Dari strategi 90-90-90 atau triple 90 strategy, terkait dengan pemberian ARV itu sangat penting. Itulah sebabnya, kami harus terus memantau hal tersebut. Bukan tanpa alasan, sebab, pertama dengan terus konsumsi ARV, orang yang terkena HIV memiliki jangka waktu hidup lebih lama, serta tidak menularkan HIV. Itu intinya,” ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua, Constant Karma, kepada Cenderawasih Pos via telepon, Minggu (4/11).

Bahkan kata Karma, disebutkan Prof. Dr. Zubairi Djoerban bahwa orang yang minum ARV, hampir 100 persen tidak akan menularkan. Jadi, intinya pengobatan ARV sangat penting dilakukan.

  “Itu yang menjadi poin penting, pertama dengan ARV orang yang terkena HIV bisa sehat seperti sediakala dan yang kedua dia bukan sumber penularan HIV-AIDS,” tandasnya.(gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *