Enam Jam Kontak Senjata, Dua Anggota KKB Tewas

BARANG BUKTI: Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan aparat gabungan TNI-Polri dari KKB pimpinan Puron Wenda.

WAMENA-Kontak senjata antara aparat gabungan TNI dan Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terjadi di sekitar area pintu angin Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Sabtu (3/11).

Dalam kontak senjata yang berlangsung kurang lebih 6 jam, dua orang anggota KKB pimpinan Puron Wenda ditemukan tewas. Dua KKB yang tewas diketahui bernama Gomes dan Kulomabuk. Keduanya diduga terlibat dalam penyerangan Polsek Pirime pada tahun 2012 lalu.

Kontak senjata antara aparat gabungan TNI-Polri dengan KKB terjadi, saat aparat gabungan TNI-Polri mengevakuasi jenazah Yanmar (42) tukang ojek yang ditembak KKB, Jumat (2/11) lalu.

Dalam baku tembak tersebut, dua mobil patroli milim Polres Lanny Jaya terkena tembakan pada bagian pintu depan sebelah kiri dan kaca bagian belakang pecah. Selain menewaskan dua anggota KKB pimpinan Puron Wenda, aparat gabungan TNI-Polri juga mengamankan sejumlah barang bukti (data lengkap lihat tabel).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal yang dikonfirmasi menyebutkan, kontak senjata terjadi sekira pukul 06.20 WIT hingga pukul 12.00 WIT. Kontak senjata menurut Kamal terjadi saat tim gabungan yang dipimpin Kapolres Lanny Jaya AKBP. Tonny Ananda hendak mengevakuasi jenazah tukang ojek yang ditembak KKB pimpinan Puron Wenda.

“Saat tim gabungan TNI-Polri hendak mengevakuasi jenazah tukang ojek yang ditembak KKB, mereka dihalangi dan ditembak sehingga terjadi kontak senjata,” jelasnya.

Pasca kontak senjata dengan KKB, Kamal menyebutkan situasi di Tiom ibukota Lanny Jaya kondusif. Sementara jenazah tukang ojek yang ditembak KKB telah dievakuasi ke RSUD Tiom untuk dilakukan tindakan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk pemakaman.(el)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *